Lembaga Perguruan Taman Taruna Nusantara mulai mengoperasikan secara penuh basis pendidikan angkatan pertama di Ibu Kota Nusantara (IKN). Sekolah kedinasan berasrama tersebut menetapkan target capaian ketat melalui indikator kinerja utama atau Key Performance Indicator (KPI) bertaraf internasional guna menembus jajaran perguruan tinggi elite dunia.
Kepastian standardisasi mutu kurikulum hulu tersebut dipaparkan dalam forum Silaturahmi Orang Tua Siswa SMA Taruna Nusantara Kampus IKN Angkatan 36 di kawasan Nusantara, Penajam Paser Utara, Jumat, (10/7/2026).
Kepala Sekolah SMA Taruna Nusantara Kampus IKN Rudi Setiawan menegaskan bahwa fasilitas sarana dan prasarana penunjang bagi siswa angkatan pertama ini telah siap digunakan. Manajemen pendidikan di ibu kota baru dirancang melalui integrasi tiga lapisan kurikulum khusus.
“Bapak-Ibu, tidak perlu khawatir putra dan putrinya kita didik di sini. Kami sudah menyiapkan skema pendidikan yang harus berangkat dari budaya kita, tetapi juga harus mempunyai kemampuan yang bertaraf global dan internasional. Dengan adanya KPI yang sudah kita petakan juga, kita harap anak-anak ini dapat masuk perguruan tinggi top 10 nasional atau top 50 dunia, termasuk melalui skema beasiswa yang kredibel,” ujar Rudi Setiawan, Jumat (10/7/2026).

