Badan Nasional Penanggulangan Bencana mencatat lonjakan kejadian kebakaran hutan dan lahan di berbagai wilayah Indonesia menjelang puncak musim kemarau.
Maraknya insiden karhutla dipicu oleh teriknya cuaca serta aktivitas pembakaran sampah dan pembersihan lahan yang tidak terkendali di tengah fenomena El Nino.
Di Kota Lhokseumawe, Aceh, karhutla menghanguskan dua hektare lahan di Gampong Cot Girek Kandang, Kecamatan Muara Dua. Api berhasil dipadamkan oleh tim gabungan dua jam setelah kejadian.
Kebakaran juga melanda kawasan perbukitan hutan milik Perhutani seluas empat hektare di Desa Sapikerep, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur. Titik api sempat kembali muncul akibat terpaan angin kencang yang membawa bara ke serasah kering.

