Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Ibu Kota Nusantara (IKN) dipadati sekitar 1.500 pelari dalam ajang Half Marathon Run perdana, Minggu (10/5/2026). Acara yang digelar oleh Swissôtel Nusantara bersama Otorita IKN ini menjadi penanda semakin hidupnya ruang publik dan kesiapan infrastruktur di ibu kota baru tersebut.
Para peserta yang datang dari berbagai daerah di Indonesia hingga mancanegara, seperti Jepang dan Malaysia, berkompetisi dalam tiga kategori, yakni 5K, 10K, dan 21K. Rute lari melintasi titik-titik strategis, mulai dari Plaza Bhinneka Tunggal Ika, Kantor Otorita IKN, Training Center PSSI, hingga kawasan Istana Negara.

Deputi Bidang Transformasi Hijau dan Digital Otorita IKN, Agung Indrajit, menekankan pentingnya faktor keselamatan bagi para pelari sebelum melepas keberangkatan peserta.
Progres Signifikan Infrastruktur IKN, Konstruksi Tol Segmen 5B Tembus 96 Persen
“Semoga Bapak/Ibu semua dapat menikmati Ibu Kota Nusantara dan juga kita berlari dengan aman, kita utamakan keselamatan. Ayo kita lari!” ujar Agung Indrajit.
Penyelenggaraan ini juga membuka akses jalan baru di kawasan KIPP 1B dan 1C. General Manager Swissôtel Nusantara, Chrestian Pesik, melihat potensi besar IKN sebagai destinasi wisata olahraga (sport tourism) di masa depan.
“Jalur pelari steril dan sangat bersih. Pemerintah sangat support acara ini. Ke depan harapannya nomor lari yang kita lakukan lebih jauh lagi, mudah-mudahan tahun depan kita bisa mengadakan full marathon pertama di Ibu Kota Nusantara,” kata Chrestian Pesik.
Antusiasme juga dirasakan oleh Melanie Putria yang hadir sebagai pemandu acara sekaligus melihat langsung perkembangan fisik IKN. Menurutnya, pengalaman melihat kemajuan Nusantara memberikan kebanggaan tersendiri.
Dukang Infrastruktur IKN, Realisasi Belanja Negara di Kaltim Capai Rp15,02 Triliun
“Ini kali pertama aku hadir di IKN dan menyaksikan langsung betapa indahnya dan betapa majunya perkembangan IKN. Rasanya bangga banget dan beyond happy,” ungkap Melanie Putria.
Senada dengan itu, Aulia Muhammad, seorang pelari asal Balikpapan, mengapresiasi kualitas trek dan pengelolaan waktu acara.
“Alhamdulillah cuacanya mendukung. Treknya enak dan bagus. Antusiasme pelari juga bagus, ketika start juga on-time,” jelasnya.
Melalui ajang marathon ini, IKN diharapkan tidak hanya menjadi pusat pemerintahan, tetapi juga kota masa depan yang aktif, sehat, dan layak huni bagi masyarakat luas.
(Dayank Ana)
