Sab, 18/07/26 · 02.54.24
Nusantara Post

Indonesia New News Capital

Nusantara

Kalimantan Akan Punya Kereta Api Pertama, Investasi Rp 25 Triliun Disiapkan Bisa Tembus IKN hingga Malaysia

Rudi Agus Haryanto
Rudi Agus Haryanto
Minggu, 10 Mei 2026 · 13:251 menit baca
Kalimantan Akan Punya Kereta Api Pertama, Investasi Rp 25 Triliun Disiapkan Bisa Tembus IKN hingga Malaysia
Ilustrasi kereta api KAI. Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara berencana membangun jaringan kereta api pertama di Pulau Kalimantan dengan nilai investasi mencapai Rp 25 triliun, menghubungkan Malinau hingga Tanjung Selor dengan target koneksi ke IKN dan lintas batas negara. (Dok. KAI)

Pulau Kalimantan selangkah lebih dekat memiliki jaringan kereta api pertamanya. Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) mengumumkan rencana pembangunan rel kereta yang akan menghubungkan Malinau, Tana Tidung, hingga Tanjung Selor di Bulungan dengan nilai investasi yang disiapkan mencapai Rp 25 triliun.

Gubernur Kalimantan Utara, Zainal Paliwang, menyebut sudah ada investor nasional yang serius menggarap proyek ini. Target penandatanganan MoU dijadwalkan masih di tahun 2026.

“Insyaallah investor untuk pembangunan jaringan kereta api akan masuk di Kaltara. Rencananya mulai dari Malinau, Tana Tidung sampai ke Tanjung Selor,” ujar Zainal, Jumat (8/5/2026).

Rute awal Malinau–Tanjung Selor hanyalah permulaan. Zainal mengungkapkan harapan agar jaringan ini kelak tersambung ke wilayah lain di Kalimantan, termasuk Ibu Kota Nusantara di Kalimantan Timur bahkan lintas batas negara ke Brunei Darussalam dan Malaysia.

Progres Signifikan Infrastruktur IKN, Konstruksi Tol Segmen 5B Tembus 96 Persen
Baca Juga

Progres Signifikan Infrastruktur IKN, Konstruksi Tol Segmen 5B Tembus 96 Persen

Jika terwujud, ini bukan hanya soal infrastruktur transportasi biasa. Ini adalah jaringan konektivitas yang akan mengubah peta ekonomi Kalimantan secara menyeluruh.

Dukungan dari pemerintah pusat datang langsung dari Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Zainal mengutip pernyataan AHY yang menegaskan bahwa seluruh pulau besar di Indonesia ditargetkan memiliki jaringan kereta api.

“Pak AHY menyampaikan semua pulau diupayakan memiliki kereta api. Jawa sudah selesai, Sumatera sudah sebagian, Sulawesi juga sudah ada. Kalimantan ini yang belum, dan sekarang mulai dipersiapkan,” kata Zainal.

Tunggu Infrastruktur Rampung, Proyek Kota Terpadu Ciputra di WP 2 IKN Bersiap Konstruksi
Baca Juga

Tunggu Infrastruktur Rampung, Proyek Kota Terpadu Ciputra di WP 2 IKN Bersiap Konstruksi

Ketua DPRD Kaltara, Achmad Djufrie, memberikan dukungan penuh dan menekankan pentingnya sinergi lintas sektor agar proyek ini tidak sekadar wacana.

Selain dukungan politik, dibutuhkan regulasi yang kuat melalui Peraturan Daerah, serta kolaborasi erat antara pemerintah daerah, DPRD, dan investor.

“Kolaborasi yang kuat akan mempercepat realisasi pembangunan dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” ujar Achmad.

Pemprov Kaltara sendiri optimis proyek ini bisa segera terwujud. “Kita optimis dapat merealisasikannya, karena investor ini benar-benar serius,” tegas Zainal.

(Rudi)