Sab, 18/07/26 · 02.50.39
Nusantara Post

Indonesia New News Capital

Nusantara

Nusantara Park Hadirkan Pameran Reptil Eksotis yang Memukau Pengunjung

Hendrawan
Hendrawan
Minggu, 17 Mei 2026 · 17:132 menit baca
Nusantara Park Hadirkan Pameran Reptil Eksotis yang Memukau Pengunjung
Seekor iguana oranye menjadi salah satu daya tarik utama dalam pameran reptil dan mamalia eksotis yang digelar Nusantara Park bersama komunitas Barekso di KIPP Nusantara, Sabtu-Minggu (16-17/5/2026). (Dok. Rifda/OIKN)

Bukan pemandangan biasa yang menyambut pengunjung Nusantara Park akhir pekan ini. Di tengah ramainya masyarakat yang memanfaatkan libur panjang Hari Kenaikan Yesus Kristus, seekor iguana oranye besar bertengger tenang di atas meja, sementara antrean pengunjung dari anak-anak hingga orang dewasa sudah mengular ingin berfoto sambil menggendong ular sanca.

Nusantara Park di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) berkolaborasi dengan Komunitas Balikpapan Reptil Eksotik (Barekso) menggelar pameran reptil dan mamalia eksotis selama dua hari, Sabtu-Minggu (16-17/5/2026).

Lebih dari 20 jenis satwa dipamerkan mulai dari kura-kura daun, iguana, ular sanca bola (ball python), ular sawah atau sanca batik (reticulated python), hingga African Fat-Tailed Gecko dan leopard gecko.

Yang membuat pameran ini berbeda dari sekadar tontonan adalah interaksi langsung antara pengunjung dan satwa, di bawah pengawasan ketat animal handler bersertifikat. Salah satu anggota Barekso, Bayu, menyebut antusiasme pengunjung melampaui ekspektasi.

Pakar Silvikultur Tropika Untan Paparkan Metode Pemulihan Tanah Kritis dan Pemilihan Vegetasi di IKN
Baca Juga

Pakar Silvikultur Tropika Untan Paparkan Metode Pemulihan Tanah Kritis dan Pemilihan Vegetasi di IKN

“Biasanya pengunjung tertarik dengan hewan yang bisa di-handle seperti ball python, iguana, dan ular sawah. Mereka bisa mendapatkan pengalaman memegang dan berfoto langsung dengan satwa tersebut,” jelasnya.

Bayu juga menyoroti misi edukasi yang diemban pameran ini meluruskan stigma lama bahwa semua reptil adalah makhluk berbahaya.

“Harapannya masyarakat bisa lebih memahami bahwa tidak semua reptil berbahaya. Reptil juga makhluk hidup yang perlu dirawat dengan baik ketika dipelihara,” tambahnya.

Ubay, pengunjung asal Sepaku, mengaku sengaja membawa anak-anaknya ke pameran ini sebagai pengalaman belajar yang tidak bisa didapat dari buku.

Progres Signifikan Infrastruktur IKN, Konstruksi Tol Segmen 5B Tembus 96 Persen
Baca Juga

Progres Signifikan Infrastruktur IKN, Konstruksi Tol Segmen 5B Tembus 96 Persen

“Saya ajak anak-anak ke Nusantara Park supaya mereka tahu jenis-jenis reptil. Mereka senang sekali,” ujarnya. Ia berharap ke depan pameran serupa bisa hadir lebih besar dengan ragam satwa yang lebih beragam, termasuk burung dan jenis hewan lainnya.

Juru Bicara Otorita IKN, Troy Pantouw, menegaskan bahwa kegiatan semacam ini mencerminkan visi IKN sebagai kota yang hidup bukan hanya proyek konstruksi. Selama libur panjang, masyarakat dari berbagai daerah datang menikmati kawasan, kuliner, hiburan, hingga aktivitas edukatif yang diselenggarakan di KIPP.

“Masyarakat dari berbagai daerah, mulai dari anak-anak hingga orang tua, tampak menikmati suasana di IKN,” ujar Troy, Minggu (17/5/2026).

Ia juga memastikan pembangunan IKN tetap berjalan progresif. Pada tahap kedua, fokus pemerintah diarahkan pada penyelesaian sarana dan prasarana kawasan legislatif dan yudikatif yang kini telah mulai dikerjakan.

Selama periode libur panjang 14–17 Mei 2026, pengunjung juga dapat mengakses area Istana Negara dan kawasan glamping di IKN hingga pukul 17.00 WITA setiap harinya.

(Hendra)