Pemerintah Kabupaten Kutai Barat mengapresiasi dan mendukung penuh pelestarian tradisi kebudayaan masyarakat adat melalui gelaran puncak upacara adat Hudoq Kawit di Kampung Tering Baru, Kecamatan Tering, Sabtu (31/10/2026).
Ritual tahunan yang dilaksanakan oleh masyarakat etnis Dayak Bahau ini merupakan tradisi turun-temurun yang digelar setelah masa tanam padi usai.
Selain sebagai ungkapan rasa syukur kepada Sang Pencipta dan para leluhur, Hudoq Kawit diyakini menjadi doa agar tanaman padi bebas dari hama serta mendatangkan panen melimpah.
Mewakili Bupati Kutai Barat, Staf Ahli Rustam menegaskan pentingnya menjaga kelestarian tradisi Hudoq Kawit agar tidak tergerus arus perkembangan zaman.
