Sab, 18/07/26 · 03.58.41
Nusantara Post

Indonesia New News Capital

Pemerintahan & Kebijakan

Prabowo Teken Desain Parlemen IKN, Nusantara Melangkah Pasti Menjadi Pusat Kekuasaan Politik Negara

Editor
Editor
Kamis, 23 April 2026 · 15:522 menit baca
Prabowo Teken Desain Parlemen IKN, Nusantara Melangkah Pasti Menjadi Pusat Kekuasaan Politik Negara
Tampak udara persil kawasan legislatif IKN yang sedang aktif digarap dengan kontur lahan berundak yang khas, ditargetkan rampung pada 2027 hingga paling lambat semester I 2028. (Dok. Kevin/Humas Otorita IKN)

Nusantarapost.news, IKN – Presiden Prabowo Subianto telah menandatangani desain pembangunan Kawasan Legislatif dan Yudikatif di Ibu Kota Nusantara (IKN). Penandatanganan ini menjadi tonggak penting dalam memperkuat Nusantara sebagai pusat pemerintahan dan ibu kota politik Indonesia.

Kabar tersebut disampaikan Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono saat menerima kunjungan kerja Pimpinan Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI ke lokasi pembangunan kawasan legislatif, Senin (20/4/2026).

Kunjungan sekaligus menjadi ajang peninjauan langsung kesiapan dan progres pembangunan infrastruktur kelembagaan negara di IKN.

Basuki mengungkapkan bahwa desain kawasan legislatif dan yudikatif mengusung filosofi yang mencerminkan karakter kelembagaan negara yang kuat, sesuai penekanan langsung dari Presiden Prabowo.

Komisi VII DPR RI: Jangan Sampai UMKM Tak Ada Ruang di IKN
Baca Juga

Komisi VII DPR RI: Jangan Sampai UMKM Tak Ada Ruang di IKN

“Bapak Presiden telah menandatangani desain tersebut pekan lalu. Target penyelesaian kawasan legislatif dan yudikatif adalah pada tahun 2027, dan paling lambat semester I tahun 2028. Presiden menekankan bahwa filosofi bangunan harus tegas, lurus, dan berwibawa, karena dari kawasan inilah akan dihasilkan keputusan-keputusan besar negara,” ujar Basuki.

Pembangunan kawasan ini sendiri telah berkontrak sejak akhir 2025, kemudian mengalami penyesuaian desain pada awal 2026 sesuai arahan Presiden.

Proses perancangan dilakukan melalui studi banding ke berbagai negara, antara lain Turki, India, dan Mesir, guna menghadirkan konsep kawasan yang representatif, fungsional, dan mencerminkan identitas kebangsaan.

Ketua MPR RI Ahmad Muzani yang turut meninjau lokasi menyampaikan kekagumannya terhadap desain kawasan yang telah disetujui Presiden.

Kejar Target Ibu Kota Politik 2028, Otorita IKN Evaluasi Ratusan Paket Konstruksi
Baca Juga

Kejar Target Ibu Kota Politik 2028, Otorita IKN Evaluasi Ratusan Paket Konstruksi

Pimpinan MPR RI tinjau persil kawasan legislatif IKN Nusantara April 2026
Rombongan Pimpinan MPR RI bersama Kepala Otorita IKN dan jajaran meninjau persil kawasan legislatif IKN yang tengah aktif dibangun di Nusantara, Senin (20/4/2026). (Setyawan/Humas Otorita IKN)

Ia menilai konsep yang diusung tidak hanya menghadirkan kemegahan, tetapi juga kenyamanan bagi para penyelenggara negara.

“Untuk calon pembangunan Gedung MPR, DPR, dan DPD sangat bagus, konturnya sangat tinggi berada di sebelah kiri Istana. Lebih tinggi daripada rata-rata gedung pemerintahan yang ada. Gedung ini akan terasa megah dan terasa Keindonesiaan yang kokoh,” ungkapnya.

Ahmad Muzani juga mengapresiasi pesatnya perkembangan pembangunan IKN dalam beberapa tahun terakhir. Menurutnya, transformasi dari tahap perencanaan menuju realisasi fisik kini sudah dapat dirasakan secara langsung.

“Di sini semua perencanaan yang matang, bagus. Kami menyaksikan bagaimana yang dulu cuma perencanaan tapi sekarang sudah jadi, termasuk bandara, Istana Wakil Presiden, Masjid Negara. Sekarang sudah kita bisa saksikan kemegahannya dan dapat dinikmati,” tambahnya.

Pengesahan desain Kawasan Legislatif dan Yudikatif ini menandai fase penting dalam pembangunan IKN, khususnya dalam menyiapkan ekosistem kelembagaan negara yang kokoh dan terintegrasi sebagai pusat pemerintahan baru Indonesia.

(Rld)