Kam, 18/06/26 · 11.19.59
Nusantara Post

Indonesia New News Capital

Sepak Bola

Dikritik Thierry Henry, Cristiano Ronaldo Disebut Terlalu Egois di Lini Depan Portugal

Hendrawan
Hendrawan
Kamis, 18 Juni 2026 · 17:002 menit baca
Dikritik Thierry Henry, Cristiano Ronaldo Disebut Terlalu Egois di Lini Depan Portugal
Mantan striker Prancis Thierry Henry melontarkan kritik pedas kepada Cristiano Ronaldo yang dinilai egois saat Portugal ditahan imbang Kongo di Piala Dunia 2026. (Dok. Cristiano Ronaldo/via Instragram)

Tim nasional Portugal harus puas berbagi poin setelah ditahan imbang 1-1 oleh Republik Demokratik Kongo pada laga pembuka Grup K Piala Dunia 2026 di Houston Stadium, Texas, Kamis (18/6/2026). Hasil minor ini langsung menempatkan sang kapten, Cristiano Ronaldo, di bawah sorotan tajam lantaran tampil kurang maksimal sebagai ujung tombak tanpa mencatatkan satu pun tembakan tepat sasaran sepanjang pertandingan.

Portugal sebenarnya memulai pertandingan dengan sangat baik setelah gelandang muda Joao Neves mencetak gol cepat lewat sundulan di menit-menit awal. Didukung kreativitas lini tengah yang diatur oleh Vitinha, Bruno Fernandes, dan Bernardo Silva, Selecao das Quinas benar-benar mendominasi 25 menit pertama pertandingan dengan keunggulan aliran operan yang masif.

Namun, dominasi penguasaan bola tersebut berakhir antiklimaks karena lini depan gagal mengonversi peluang menjadi gol tambahan. Akibat kelengahan di lini pertahanan, Kongo sukses menyamakan skor menjadi 1-1 melalui aksi penyerang Yoane Wissa memanfaatkan skema serangan balik.

Sorotan utama pasca pertandingan langsung tertuju pada performa Cristiano Ronaldo yang dinilai minim kontribusi. Megabintang berusia 41 tahun ini mencatatkan statistik yang cukup mengejutkan bagi pemain sekelasnya; ia hanya melakukan 25 kali sentuhan bola dan gagal melepaskan satu pun tembakan tepat sasaran ke gawang lawan. Rapor merah ini sekaligus memperpanjang masa paceklik gol internasionalnya menjadi 10 pertandingan beruntun di turnamen besar.

Regulasi U-23 Dihapus, Borneo FC Desak Adanya Kompetisi Tambahan untuk Pemain Muda
Baca Juga

Regulasi U-23 Dihapus, Borneo FC Desak Adanya Kompetisi Tambahan untuk Pemain Muda

Performa tersebut memancing kritik pedas dari mantan striker legendaris Prancis, Thierry Henry. Henry menilai Ronaldo tampil terlalu egois di lini serang dan terlalu berambisi mencetak gol untuk dirinya sendiri, padahal tim sedang membutuhkan kerja sama yang solid untuk memecah kebuntuan.

“Yang dibutuhkan tim adalah gol, bukan Anda yang harus mencetak gol,” ujar Henry tajam saat mengomentari pertandingan.

Meski terlihat kecewa dan langsung berjalan menuju terowongan stadion sesaat setelah peluit panjang berbunyi, Cristiano Ronaldo tetap menunjukkan jiwa kepemimpinannya. Sang kapten justru pasang badan saat diwawancarai oleh media dan menolak menyalahkan rekan-rekan setimnya atas hasil akhir yang kurang memuaskan tersebut.

Lewat akun media sosial pribadinya, Ronaldo juga membagikan pesan penyemangat untuk membakar kembali motivasi tim dan para penggemar.

Pesta Gol 3-0 Hancurkan Kutukan 38 Tahun, John Herdman Pilih Jaga Stabilitas Skuad Garuda
Baca Juga

Pesta Gol 3-0 Hancurkan Kutukan 38 Tahun, John Herdman Pilih Jaga Stabilitas Skuad Garuda

“Ini bukan awal yang kami harapkan, tapi ini masih jauh dari kata berakhir. Tetap tegakkan kepala dan fokus pada laga berikutnya.”

Pembelaan senada juga datang dari pelatih Portugal, Roberto Martinez, yang menegaskan dukungan penuhnya dan enggan menyalahkan sang megabintang atas hasil imbang tersebut.

(Hendrawan)