Tentara Nasional Indonesia mengerahkan empat pesawat untuk mendukung pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) guna menanggulangi bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Selatan, Jumat, (23/10/2026). Dalam operasi tersebut, sebanyak 4,3 ton bahan penyemaian berupa garam dan dry ice disebar ke udara untuk memicu potensi curah hujan di wilayah sasaran.
Armada udara yang dikerahkan meliputi satu unit pesawat CN-295 serta tiga unit pesawat Cassa C-212, dengan melibatkan koordinasi teknis bersama Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).
Spesifikasi perangkat dan muatan pada armada CN-295 dijelaskan oleh Kepala Bidang Penerangan Umum Pusat Penerangan TNI, Agung Saptoadi.
“Sementara itu, tiga pesawat Cassa C-212 melaksanakan tiga sortie penerbangan dengan menyemai 2,3 ton dry ice,” ujar Agung, Sabtu, (24/10/2026).

