Lewati ke konten
Indonesia New News Capital

Kalimantan Tengah

Gangguan Asap Karhutla Mulai Melandai, 180 Penerbangan di Kalimantan Terdampak

Achmad Fatoni
Achmad Fatoni
Kamis, 8 Oktober 2026 · 23:061 menit baca
Gangguan Asap Karhutla Mulai Melandai, 180 Penerbangan di Kalimantan Terdampak
Otban Balikpapan catat 180 penerbangan di Kalimantan terdampak asap karhutla pada 28 September-4 Oktober 2026; Kalteng jadi daerah paling terdampak. (Dok. Ist)

Sebanyak 180 jadwal penerbangan di wilayah Kalimantan terganggu akibat sebaran kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sepanjang periode 28 September hingga 4 Oktober 2026, Kamis, (8/10/2026).

Meski ratusan jadwal penerbangan terganggu, Otoritas Bandar Udara (Otban) Wilayah VII Balikpapan mencatat tren gangguan operasional pesawat udara tersebut mengalami penurunan signifikan jika dibandingkan dengan pekan sebelumnya yang menembus 304 penerbangan, sehingga total penerbangan terdampak dalam dua pekan terakhir mencapai 484 jadwal.

Data perbandingan gangguan operasional lintas bandara di Kalimantan tersebut diungkapkan oleh Kepala Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah VII Balikpapan, Ferdinan Nurdin. Penurunan intensitas penundaan rute penerbangan dipaparkan dalam keterangannya.

“Jumlah tersebut menurun dibandingkan periode 21-27 September 2026 yang mencatat 304 penerbangan terdampak,” ujar Ferdinan Nurdin, Kamis, (8/10/2026).

Habitat Terbakar, BKSDA Kalteng Evakuasi 17 Orangutan Terdampak Karhutla
Baca Juga

Habitat Terbakar, BKSDA Kalteng Evakuasi 17 Orangutan Terdampak Karhutla

Pada kurun pemantauan sepekan terakhir, tercatat 63 penerbangan mengalami keterlambatan (delayed), sementara 117 penerbangan lainnya terpaksa dibatalkan atau ditunda keberangkatannya (cancelled/postponed). Tingkat penurunan drastis pada aspek pembatalan rute serta pengalihan pendaratan dirinci dalam penjelasannya.

“Cancelled/postponed menurun dari 240 menjadi 117 penerbangan atau sekitar 51,3 persen. Adapun penerbangan diverted juga mengalami penurunan dari 1 penerbangan menjadi nihil,” kata Ferdinan Nurdin.

Berdasarkan pemetaan geografis, Provinsi Kalimantan Tengah menjadi kawasan yang menanggung dampak paling parah akibat pekatnya kabut asap pembakaran gambut, yakni mencakup 125 jadwal penerbangan yang terdiri atas 38 penerbangan delayed dan 87 penerbangan cancelled/postponed. Angka di wilayah ini tercatat melandai sekitar 44,4 persen dibanding periode sebelumnya yang sempat menyentuh 225 jadwal.

Dominasi wilayah terdampak asap terhadap penerbangan regional dipaparkan sebagai penutup keterangannya.

Duka di Balik Asap Banjarmasin: Guru Honorer Meninggal Usai Asma Kambuh Menembus Kabut
Baca Juga

Duka di Balik Asap Banjarmasin: Guru Honorer Meninggal Usai Asma Kambuh Menembus Kabut

“Kalimantan Tengah menyumbang sekitar 69,4 persen dari total penerbangan terdampak selama 28 September-4 Oktober 2026,” ulas Ferdinan Nurdin.

Otoritas bandara terus menyiagakan langkah mitigasi navigasi keselamatan bersama maskapai dan pengelola bandara guna meminimalkan risiko kecelakaan penerbangan di tengah fluktuasi jarak pandang akibat asap karhutla.

(Tony)