Sebanyak 180 jadwal penerbangan di wilayah Kalimantan terganggu akibat sebaran kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sepanjang periode 28 September hingga 4 Oktober 2026, Kamis, (8/10/2026).
Meski ratusan jadwal penerbangan terganggu, Otoritas Bandar Udara (Otban) Wilayah VII Balikpapan mencatat tren gangguan operasional pesawat udara tersebut mengalami penurunan signifikan jika dibandingkan dengan pekan sebelumnya yang menembus 304 penerbangan, sehingga total penerbangan terdampak dalam dua pekan terakhir mencapai 484 jadwal.
Data perbandingan gangguan operasional lintas bandara di Kalimantan tersebut diungkapkan oleh Kepala Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah VII Balikpapan, Ferdinan Nurdin. Penurunan intensitas penundaan rute penerbangan dipaparkan dalam keterangannya.
“Jumlah tersebut menurun dibandingkan periode 21-27 September 2026 yang mencatat 304 penerbangan terdampak,” ujar Ferdinan Nurdin, Kamis, (8/10/2026).
