Jum, 10/07/26 · 08.42.15
Nusantara Post

Indonesia New News Capital

Kalimantan Barat

Gelar Kehormatan Korpasgat, Bupati Sujiwo: Ini Benteng Moral Hindari Tindakan Tercela

Hendrawan
Hendrawan
Jumat, 10 Juli 2026 · 14:342 menit baca
Gelar Kehormatan Korpasgat, Bupati Sujiwo: Ini Benteng Moral Hindari Tindakan Tercela
Bupati Kubu Raya Sujiwo resmi diangkat menjadi Warga Kehormatan Korpasgat TNI AU. Gelar ini dimaknai sebagai benteng integritas dalam memimpin daerah. (Dok. Hendrawan/Nusantara Post)

Bupati Kubu Raya Sujiwo resmi diangkat sebagai Warga Kehormatan Korps Pasukan Gerak Cepat (Korpasgat) TNI Angkatan Udara. Penganugerahan atribut militer ini dimaknai secara khusus oleh otoritas eksekutif daerah sebagai instrumen pengawasan moral untuk menjaga integritas tata kelola pemerintahan dari segala bentuk pelanggaran hukum.

Penyematan baret jingga dan tanda kehormatan tersebut dilakukan langsung oleh Panglima Korpasgat Deny Muis di sela-sela upacara penyambutan purna tugas Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI–Papua Nugini di Markas Batalyon Komando 466 Pasgat, Lanud Supadio, Kubu Raya, Jumat (10/7/2026).

“Justru dengan saya mendapatkan beberapa warga kehormatan, itu juga yang membentengi saya. Ketika kita ada sesuatu hal yang berpotensi melakukan tindakan tidak terpuji, saya langsung ingat, saya bukan hanya sebagai Bupati, tetapi saya juga sebagai warga kehormatan. Itu menjadi warning (peringatan) untuk saya,” tegas Sujiwo usai prosesi pengangkatan.

Sujiwo memaparkan bahwa hubungan emosional dan kemitraan strategis dengan satuan elite TNI AU ini telah terbangun selama lebih dari 25 tahun, jauh sebelum dirinya menjabat sebagai kepala daerah. Sinergi tersebut berakar sejak Batalyon Parako 466 Pasgat masih berstatus tingkat kompi yang dipimpin oleh Kapten Subuki, saat Sujiwo masih duduk sebagai anggota DPRD setempat.

Forum TSBLP Diluncurkan, Pemprov Kalbar Integrasikan Dana CSR Korporasi demi Sektor Prioritas
Baca Juga

Forum TSBLP Diluncurkan, Pemprov Kalbar Integrasikan Dana CSR Korporasi demi Sektor Prioritas

Filosofi Pengabdian Tanpa Pamrih dalam Pemerintahan
Lebih dari sekadar relasi kelembagaan, Sujiwo menyatakan komitmennya untuk mengadopsi filosofi pengabdian militer ke dalam sistem pelayanan publik di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kubu Raya. Ia merujuk pada semboyan legendaris Korpasgat, Karmanye Vadhikaraste Ma Phaleshu Kada Chana.

“Artinya, lakukanlah kewajibanmu dengan sebaik-baiknya dan jangan pernah menghitung untung ruginya. Semboyan ini juga sudah saya pegang teguh selama saya menjadi anggota dewan pada saat itu. Jadi, chemistry, ikatan emosional, saling memberikan support itu sudah lama kami bangun,” jelasnya.

Sujiwo turut menyampaikan apresiasi kepada Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU), Panglima Korpasgat Deny Muis, serta jajaran perwira tinggi TNI AU atas kepercayaan yang diberikan melalui predikat kehormatan tersebut.

Di luar prosesi penganugerahan bagi kepala daerah, upacara di Markas Batalyon Komando 466 Pasgat juga menandai kepulangan ratusan prajurit Satgas Korpasgat Bawah Kendali Operasi (BKO) Kogabwilhan III. Para personel pengamanan tersebut telah menyelesaikan masa penugasan menjaga kedaulatan di perbatasan RI-PNG selama satu tahun terakhir. Deny Muis memastikan seluruh pasukan kembali ke pangkalan dalam kondisi aman dan formasi lengkap.

(Hendrawan)