Jum, 10/07/26 · 09.43.45
Nusantara Post

Indonesia New News Capital

Kalimantan Barat

Wajah Kota Jadi Tujuan Liburan, Pemkot Pontianak Wajibkan ASN Rapikan Lingkungan Kerja

Memei
Memei
Jumat, 10 Juli 2026 · 14:442 menit baca
Wajah Kota Jadi Tujuan Liburan, Pemkot Pontianak Wajibkan ASN Rapikan Lingkungan Kerja
Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono instruksikan ASN pimpin gerakan kebersihan kota. Sampah sekolah dan kantor dinas wajib dipilah sebelum ke TPA. (Dok. Prokopim Pontianak)

Pemerintah Kota Pontianak menginstruksikan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di wilayahnya untuk menjadi pelopor dalam pengelolaan kebersihan dan kerapian ruang publik. Langkah ini mendesak dilakukan mengingat posisi geografis Pontianak sebagai ibu kota provinsi yang menjadi pusat pergerakan masyarakat dari berbagai daerah saat akhir pekan dan masa libur.

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menegaskan bahwa seluruh jajaran organisasi perangkat daerah wajib mengubah tata kelola halaman kantor dan ruangan kerja menjadi lebih higienis, teratur, dan bebas dari penumpukan barang bekas yang terbengkalai.

“Lingkungan kerja yang rapi dan bersih akan menjadi contoh baik bagi masyarakat. Kalau kita ingin mengajak warga menjaga kebersihan kota, tentu kita juga harus memulainya dari lingkungan kita sendiri,” ujar Edi Rusdi Kamtono saat memimpin aksi nyata Gerakan Indonesia Asri Nasional di Taman Alun Kapuas, Jumat pagi, (10/7/2026).

Edi memaparkan, sebagai wilayah urban yang menjadi barometer Kalimantan Barat, kualitas estetika kota berdampak langsung pada kenyamanan publik dan kunjungan wisatawan domestik. Pemeliharaan fasilitas umum tidak bisa lagi dibebankan secara sektoral, melainkan menuntut konsistensi budaya kerja internal birokrasi terlebih dahulu.

Realisasi Meleset dari Target, Pemkot Pontianak Desak Perbankan Perluas Akses KUR UMKM
Baca Juga

Realisasi Meleset dari Target, Pemkot Pontianak Desak Perbankan Perluas Akses KUR UMKM

“Dengan kegiatan Indonesia Asri ini, kita berharap Kota Pontianak semakin bersinar, bersih, ramah, aman, sehat, indah, dan tertata. Kalau lingkungan kita bersih dan tertata, orang yang datang juga akan ikut menghargai dan menjaga kebersihan. Lingkungan yang baik akan membentuk kebiasaan yang baik pula,” tambahnya.

Anggaran Alat Kebersihan Wilayah dan Skema Pemilahan Sampah
Guna mengantisipasi beban pembuangan akhir yang terus meningkat, Pemkot Pontianak mengarahkan pembagian peran yang ketat hingga ke level akar rumput melalui pemanfaatan anggaran sarana kebersihan tahunan yang meliputi pengadaan cangkul, gerobak, hingga kendaraan roda tiga (tosa).

Perangkat kecamatan, kelurahan, bersama pengurus RT/RW diminta menjadi garda depan penegakan disiplin lingkungan di pemukiman warga secara mandiri dan kreatif.

Diikuti Atlet 15 Negara, Kota Pontianak Jadi Tuan Rumah Dua Turnamen Bulutangkis Internasional
Baca Juga

Diikuti Atlet 15 Negara, Kota Pontianak Jadi Tuan Rumah Dua Turnamen Bulutangkis Internasional

“Kita menyiapkan setiap tahun anggaran untuk alat-alat kebersihan. Tinggal bagaimana ini dimanfaatkan dengan baik dan didukung kreativitas di lingkungan masing-masing,” tegas Edi.

Selain wilayah pemukiman, efisiensi pengelolaan sampah kini diarahkan langsung pada sektor pendidikan di bawah kendali dinas terkait. Sekolah-sekolah dan kantor pemerintahan diinstruksikan untuk menyetop pembuangan sampah campuran secara langsung ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA).

“Sampah dari lingkungan kantor dan sekolah sebaiknya sudah mulai terpilah. Ada botol plastik, kertas, dan sampah organik. Tidak semuanya harus langsung dibuang ke TPA,” imbaunya.

Melalui penataan dari hulu ini, pemkot menargetkan adanya penurunan volume timbulan sampah harian yang masuk ke fasilitas penampungan utama kota, sekaligus menjaga keberlanjutan daya dukung lingkungan perkotaan.

“Mudah-mudahan kegiatan ini tidak hanya seremoni, tetapi menjadi momentum memberi semangat bagi Kota Pontianak. Kalau kota kita tertata, bersih, hijau, dan rapi, warga semangat beraktivitas, tamu juga senang datang ke Pontianak,” pungkas Edi.

(Memei)