Jum, 10/07/26 · 10.45.23
Nusantara Post

Indonesia New News Capital

Kalimantan Barat

Panglima Korpasgat Sambut Purna Tugas Satgas Pamtas RI-PNG di Lanud Supadio

Hendrawan
Hendrawan
Jumat, 10 Juli 2026 · 15:472 menit baca
Panglima Korpasgat Sambut Purna Tugas Satgas Pamtas RI-PNG di Lanud Supadio
Panglima Korpasgat Deny Muis pimpin upacara purna tugas Satgas Pamtas RI-PNG BKO Kogabwilhan III di Lanud Supadio Kubu Raya. (Dok. Hendrawan/Nusantara Post)

Panglima Korps Pasukan Gerak Cepat (Korpasgat) Marsekal Madya TNI Deny Muis memimpin langsung upacara penyambutan purna tugas prajurit Satuan Tugas (Satgas) Korpasgat Pengamanan Perbatasan (Pamtas) RI–Papua Nugini. Upacara militer tersebut dipusatkan di Markas Batalyon Komando 465 Pasgat, kawasan Pangkalan TNI AU Supadio, Kabupaten Kubu Raya, Jumat (10/7/2026).

Penyambutan ini dikhususkan bagi prajurit Bawah Kendali Operasi (BKO) Kogabwilhan III yang telah menyelesaikan operasi pengamanan perbatasan selama kurang lebih satu tahun di wilayah Papua Pegunungan. Deny Muis menyampaikan apresiasi atas keberhasilan seluruh personel kembali ke pangkalan utama dalam kondisi lengkap.

“Merupakan kebahagiaan dan kebanggaan bagi seorang Panglima dan Komandan ketika menyambut prajuritnya kembali dari medan tugas dalam keadaan aman, lengkap, dan selamat,” ujar Deny Muis dalam amanatnya.

Deny menegaskan bahwa penugasan di wilayah perbatasan kedaulatan negara menuntut kesiapan menghadapi berbagai risiko taktis di lapangan. Pengalaman operasional ini diproyeksikan menjadi modal penting untuk meningkatkan profesionalisme prajurit. Pasca-operasi ini, komando atas akan segera menggelar prosedur peninjauan kembali.

Gelar Kehormatan Korpasgat, Bupati Sujiwo: Ini Benteng Moral Hindari Tindakan Tercela
Baca Juga

Gelar Kehormatan Korpasgat, Bupati Sujiwo: Ini Benteng Moral Hindari Tindakan Tercela

“Evaluasi dilakukan bukan untuk mencari kesalahan, melainkan sebagai bahan perbaikan agar pelaksanaan tugas di masa mendatang semakin matang dan profesional,” tegas Deny Muis.

Hambatan Geografis Medan Operasi dan Reuni Keluarga
Kondisi geografis dan keterbatasan infrastruktur di pos perbatasan menjadi parameter ujian bagi performa prajurit selama masa penugasan. Salah satu personel dari Batalyon Komando 466 Pasgat yang tergabung dalam satgas, Sertu Arianto, memaparkan dinamika sosial di pos operasi Papua Pegunungan.

“Tantangan terberat di sana adalah berada di wilayah dengan penuh kekurangan, di mana tidak ada akses yang mudah. Jadi, kami di sana hadir menjadi jembatan untuk membantu rekan-rekan masyarakat sekitar di Papua Pegunungan,” jelas Arianto.

Forum TSBLP Diluncurkan, Pemprov Kalbar Integrasikan Dana CSR Korporasi demi Sektor Prioritas
Baca Juga

Forum TSBLP Diluncurkan, Pemprov Kalbar Integrasikan Dana CSR Korporasi demi Sektor Prioritas

Pasca-upacara formal selesai, area pangkalan udara diwarnai momen emosional pertemuan kembali antara personel satgas dengan perwakilan keluarga yang menjemput di lokasi. Penugasan panjang di sektor operasi dinilai memberikan beban psikologis tersendiri bagi ketahanan keluarga prajurit.

“Alhamdulillah, selama hampir 17 bulan meninggalkan keluarga untuk penugasan di pegunungan, kini sudah kembali. Momen yang terbaik dan paling disyukuri adalah bisa berkumpul bersama keluarga pada hari ini,” ungkap Arianto.

Sebagai bagian dari rangkaian agenda militer tersebut, Korpasgat TNI Angkatan Udara juga melangsungkan prosesi pengangkatan Bupati Kubu Raya Sujiwo sebagai Warga Kehormatan Korps baret jingga atas kontribusi kemitraan strategis di daerah.

(Hendrawan)