Sen, 13/07/26 · 10.18.54
Nusantara Post

Indonesia New News Capital

Kalimantan Tengah

Hari Jadi Kota, Pemkot Palangka Raya Gelar Pesona Sabangau Fest 2026

Hendrawan
Hendrawan
Senin, 13 Juli 2026 · 12:582 menit baca
Hari Jadi Kota, Pemkot Palangka Raya Gelar Pesona Sabangau Fest 2026
Wakil Wali Kota Palangka Raya Achmad Zaini resmi membuka Pesona Sabangau Fest 2026 di Wisata Air Hitam Kereng Bangkirai untuk dorong geliat UMKM. (Dok. Ist)

Pemerintah Kota Palangka Raya resmi membuka festival pariwisata dan kebudayaan tahunan guna memulihkan sektor ekonomi kreatif berbasis perlindungan lingkungan. Agenda ini difungsikan sebagai instrumen integrasi untuk menggenjot pendapatan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal pascapandemi dan dinamika ekonomi regional.

Acara bertajuk Pesona Sabangau Fest Tahun 2026 tersebut dibuka langsung oleh Wakil Wali Kota Palangka Raya Achmad Zaini di kawasan destinasi Wisata Air Hitam Kereng Bangkirai, Palangka Raya, Minggu, (12/7/2026).

Penyelenggaraan festival berskala daerah ini dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-61 Pemerintah Kota Palangka Raya sekaligus Hari Jadi ke-69 Kota Palangka Raya dengan melibatkan Komite Seni Budaya Nusantara setempat.

Otoritas kota memproyeksikan situs ekowisata Sabangau sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru di luar sektor komoditas ekstraktif.

Kejati Kalteng Limpahkan Enam Berkas Perkara Korupsi Penjualan Zirkon ke Pengadilan
Baca Juga

Kejati Kalteng Limpahkan Enam Berkas Perkara Korupsi Penjualan Zirkon ke Pengadilan

“Sabangau Fest kita ingin menjadi ruang yang mempertemukan seni, budaya, pariwisata, ekonomi kreatif, dan pelestarian lingkungan dalam satu harmoni. Sehingga mampu meningkatkan geliat UMKM, membuka peluang ekonomi masyarakat, serta memperkuat kolaborasi seluruh elemen pembangunan,” ujar Achmad Zaini.

Keseimbangan Pembangunan Wilayah dan Konservasi Adat
Zaini menjelaskan, penguatan identitas lokal melalui festival kebudayaan merupakan strategi penting bagi kota untuk menjaga stabilitas sosial di tengah arus modernisasi infrastruktur yang pesat di Kalimantan Tengah.

Pemerintah daerah menuntut komitmen aktif masyarakat penopang kawasan penyangga hutan lindung untuk menyinergikan perlindungan ekosistem lahan gambut dengan pengembangan industri pariwisata berbasis adat.

“Festival ini menjadi media untuk memperkenalkan identitas Kota Palangka Raya kepada masyarakat luas, sekaligus memperkuat rasa bangga terhadap warisan budaya dan potensi daerah yang kita miliki. Pembangunan sebuah kota tidak hanya diukur dari kemajuan infrastruktur, tetapi juga dari kemampuan masyarakatnya menjaga identitas, merawat kebudayaan, menghormati keberagaman, serta membangun kehidupan yang harmonis dan berkelanjutan,” kata Zaini.

Jaga Nilai Multikultural, Zulfan dan Nurhaliza Terpilih Duta Lanceng Praben 2026
Baca Juga

Jaga Nilai Multikultural, Zulfan dan Nurhaliza Terpilih Duta Lanceng Praben 2026

Otoritas setempat menekankan pentingnya menjaga ketahanan lingkungan sebagai modal dasar bagi pembangunan berkelanjutan di Kota Palangka Raya.

“Oleh karena itu saya mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga semangat gotong royong, memperkuat toleransi, melestarikan budaya lokal, menjaga kelestarian lingkungan, dan bersama-sama membangun Kota Palangka Raya yang kita cintai,” pungkasnya.

Agenda pembukaan festival komunal ini dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kota Palangka Raya serta jajaran unsur Komando Kendali Daerah (Forkopimda) setempat untuk memastikan pengawasan fasilitas publik selama acara berlangsung.

(Hendrawan)