Program Education for Sustainable Development (ESD) melalui pendekatan Whole School Approach resmi diluncurkan di SD Negeri 002 Linggang Bigung, Kampung Linggang Amer, Kecamatan Linggang Bigung, guna mengintegrasikan pembentukan karakter, pelestarian budaya lokal, dan kepedulian lingkungan, Selasa (13/10/2026).
Peluncuran program ini dirancang untuk memperkuat mutu pendidikan yang berakar pada kearifan lokal melalui integrasi budaya Dayak Rentenuukng dan Jawa.
Kolaborasi kultural tersebut diharapkan mampu menanamkan nilai gotong royong, toleransi, serta kecintaan terhadap warisan budaya sejak dini pada peserta didik, baik di lingkungan sekolah maupun di tengah masyarakat.
Pelaksanaan program ini berlandaskan pada filosofi “BERAKAR, BERNALAR, BERDAMPAK”—berakar pada budaya dan nilai luhur, bernalar secara kritis dan kreatif, serta berdampak melalui tindakan nyata bagi masyarakat dan lingkungan.
Melalui pendekatan Whole School Approach, prinsip pembangunan berkelanjutan diintegrasikan langsung ke dalam proses pembelajaran, budaya sekolah, tata kelola, hingga hubungan kemasyarakatan hingga target pencapaian pada tahun 2030.
Kepala SD Negeri 002 Linggang Bigung, Teresia Yulia, menjelaskan bahwa program ini diarahkan untuk mewujudkan sekolah hijau yang sehat, inklusif, aman, dan berkarakter dengan memanfaatkan kearifan lokal serta memperhatikan kondisi sosial di wilayah Linggang.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kutai Barat, Kamius Junaidi, menekankan pentingnya keterlibatan aktif dan dukungan para orang tua dalam menunjang proses pendidikan serta penataan lingkungan sekolah.
“Kami berharap orang tua dapat mendukung anak-anak kita di SD Negeri 002 agar proses pendidikan dan penataan sekolah dapat berjalan dengan baik, melalui kerja sama dengan kepala sekolah dan komite,” ungkap Kamius.
Pemerintah daerah sendiri menyatakan komitmennya untuk terus mendukung peningkatan mutu pendidikan melalui penataan fasilitas sekolah, peningkatan kualitas bahan ajar, serta penguatan kapasitas tenaga pendidik demi melahirkan generasi yang cerdas, berkarakter, dan peduli terhadap keberlanjutan masa depan lingkungan.
(Hendrawan)