Lewati ke konten
Indonesia New News Capital

Kalimantan Barat

Sekda Pontianak Dorong Pengelolaan BLUD Lebih Mandiri dan Akuntabel

Achmad Fatoni
Achmad Fatoni
Jumat, 16 Oktober 2026 · 16:111 menit baca
Sekda Pontianak Dorong Pengelolaan BLUD Lebih Mandiri dan Akuntabel
Sekda Kota Pontianak Amirullah dorong pengelolaan BLUD lebih mandiri, akuntabel, dan cepat dalam pelaporan keuangan terintegrasi dengan struktur APBD. (Dok. Prokopim Pontianak)

Sekretaris Daerah Kota Pontianak, Amirullah, meminta seluruh pengelola Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) meningkatkan profesionalisme, kemandirian, dan akuntabilitas dalam penyusunan laporan keuangan daerah, Jumat, (16/10/2026). Fleksibilitas pengelolaan anggaran yang dimiliki BLUD dinilai wajib berjalan beriringan dengan kepatuhan hukum serta ketepatan waktu pelaporan.

Batasan keleluasaan operasional keuangan BLUD agar tetap berada dalam koridor pengawasan pemerintah daerah diuraikan oleh Amirullah saat membuka Sosialisasi Penyusunan Laporan Keuangan BLUD di Aula Sultan Syarif Abdurrahman, Kantor Wali Kota Pontianak.

“Semangat BLUD itu adalah kemandirian dan keleluasaan dalam pengelolaan, tetapi tentu dalam batas-batas yang diperkenankan. Keleluasaan itu bukan berarti bebas sepenuhnya,” kata Amirullah, Jumat, (16/10/2026).

Kewajiban konsolidasi pertanggungjawaban fiskal BLUD ke dalam struktur anggaran daerah ditekankan kembali dalam arahannya.

Komisi Informasi Kalbar Tolak Dalil Sanggahan Pemkab Ketapang, Perintahkan Buka Data Hibah Daerah 2021-2025
Baca Juga

Komisi Informasi Kalbar Tolak Dalil Sanggahan Pemkab Ketapang, Perintahkan Buka Data Hibah Daerah 2021-2025

“Jangan sampai keleluasaan itu dipahami sebagai kebebasan penuh. BLUD tetap menjadi bagian dari batang tubuh APBD,” tegasnya.

Tuntutan kecepatan penyajian laporan keuangan kepada tim pembina pemerintah kota turut digarisbawahi guna mengoptimalkan fungsi pengawasan dan evaluasi kinerja.

“Yang perlu ditingkatkan sekarang adalah responsiveness. Setelah pekerjaan selesai, cepat disajikan dan cepat dilaporkan,” katanya.

Pihak Wagub Krisantus Bantah Intimidasi Ketua PC IMM Pontianak, Sebut Chat Inisiatif Sendiri
Baca Juga

Pihak Wagub Krisantus Bantah Intimidasi Ketua PC IMM Pontianak, Sebut Chat Inisiatif Sendiri

Pengawasan ketat terhadap aset, persediaan, serta kapasitas sumber daya manusia menjadi fokus utama pembenahan, terutama pada unit layanan kesehatan menyangkut piutang pasien, klaim BPJS, obat-obatan, dan alat medis.

Integritas administrasi keuangan fasilitas kesehatan kota dirinci sebagai tolok ukur profesionalisme birokrasi saat menutup pemaparan.

“Pelayanan kesehatan Kota Pontianak jangan hanya unggul dari aspek medis, tetapi juga harus menjadi contoh dalam tata kelola keuangan daerah yang bersih dan profesional,” pungkasnya.

(Tony)