Sel, 28/07/26 · 13.55.52
Nusantara Post

Indonesia New News Capital

Kalimantan Barat

Tekan Stunting, Forikan Kalbar Gencarkan Gemarikan di Sekolah Dasar

Dayank Ana Sebalu
Dayank Ana Sebalu
Selasa, 28 Juli 2026 · 19:441 menit baca
Tekan Stunting, Forikan Kalbar Gencarkan Gemarikan di Sekolah Dasar
Forikan Kalbar gencarkan program Gemarikan di Kubu Raya untuk tekan stunting dan bentuk Generasi Emas 2045. Kestabilan harga ikan di pasar turut disorot. (Dok. Adpim Kalbar)

Peningkatan angka konsumsi protein hewani pada anak sekolah dasar menjadi fokus utama Forum Peningkatan Konsumsi Ikan Nasional Kalimantan Barat dalam merespons ancaman stunting regional.

Upaya penanganan stunting dan penguatan kecerdasan anak dilakukan melalui sosialisasi Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) di SD Negeri 09 Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya.

Edukasi rutin diarahkan kepada kelompok rentan mulai dari anak usia dini, ibu hamil, hingga ibu menyusui agar menjadikan ikan sebagai menu harian keluarga.

“Kami hadir di sini untuk mengajak anak-anak sekolah dasar, para ibu hamil, ibu menyusui, hingga anak sejak mulai mendapatkan makanan pendamping ASI agar membiasakan mengonsumsi ikan. Ikan adalah sumber protein hewani, omega-3, dan memiliki banyak manfaat bagi kecerdasan anak. Melalui Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan ini, kami ingin membangun generasi emas Kalimantan Barat yang sehat, cerdas, dan bebas stunting,” ujar Ketua Umum Forikan Kalbar Erlina Norsan, Selasa, (28/7/2026).

Proyek Capai 80 Persen, Siswa Tiga Jenjang di Kalbar Bakal Dipindahkan ke Singkawang
Baca Juga

Proyek Capai 80 Persen, Siswa Tiga Jenjang di Kalbar Bakal Dipindahkan ke Singkawang

Pola makan kaya nutrisi tersebut disiapkan untuk mencetak sumber daya manusia unggul dalam menyongsong Indonesia Emas 2045.

“Anak yang sehat hari ini adalah penentu masa depan Kalimantan Barat pada tahun 2045. Karena itu, kami akan terus mengedukasi orang tua agar membiasakan anak-anak mengonsumsi ikan sejak dini,” tambahnya.

Di sisi lain, kestabilan pasokan dan keterjangkauan harga komoditas perikanan di pasar lokal menjadi kuisien penting agar daya beli masyarakat berpenghasilan rendah tetap terjaga.

Edy Chow Jadi Tahanan Kota, Kejati Kalbar Minta Publik Pahami Kewenangan Hakim
Baca Juga

Edy Chow Jadi Tahanan Kota, Kejati Kalbar Minta Publik Pahami Kewenangan Hakim

Kolaborasi lintas sektor antara TP PKK, Dinas Kelautan dan Perikanan, serta pemerintah daerah diperkuat guna mengontrol distribusi dan harga pasaran.

“Kalau harga ikan terlalu mahal, tentu masyarakat akan kesulitan mengonsumsinya secara rutin. Karena itu, Forikan akan terus berkolaborasi dengan pemerintah agar harga ikan tetap terjangkau sehingga masyarakat Kalimantan Barat dapat menjadikan ikan sebagai konsumsi sehari-hari,” tutup Erlina Norsan.

(Dayank Ana)