Lewati ke konten
Indonesia New News Capital

Komoditas

CPO dan Inti Sawit Turun, Harga TBS Kaltim Periode I Oktober 2026 Terkoreksi

Ajau Suwandi
Ajau Suwandi
Sabtu, 17 Oktober 2026 · 11:381 menit baca
CPO dan Inti Sawit Turun, Harga TBS Kaltim Periode I Oktober 2026 Terkoreksi
Pekerja memuat tandan buah segar (TBS) kelapa sawit hasil panen di area perkebunan kelapa sawit Kalimantan Timur. (Dok. HO/TNP)

Harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit di Provinsi Kalimantan Timur periode 1–15 Oktober 2026 mengalami penurunan. Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perkebunan (Disbun) Kalimantan Timur Arief Murdiyatno menyampaikan bahwa koreksi harga ini dipicu oleh penurunan harga crude palm oil (CPO) dan inti sawit (kernel) pada sebagian besar perusahaan sumber data acuan penetapan.

Pada periode tersebut, harga rata-rata tertimbang CPO ditetapkan sebesar Rp15.218,80 per kilogram, sedangkan harga kernel berada di angka Rp12.935,46 per kilogram.

“Penurunan ini tentu berdampak langsung pada harga TBS yang diterima petani sawit di Kaltim,” kata Arief Murdiyatno.

Berdasarkan rincian umur tanaman, harga TBS untuk pohon umur 3 tahun ditetapkan Rp3.110,61 per kg, umur 4 tahun Rp3.209,80 per kg, umur 5 tahun Rp3.298,74 per kg, dan umur 6 tahun Rp3.370,97 per kg.

Dipicu Penguatan CPO Global, Harga TBS Sawit Kaltim Tembus Rp3.469 per Kilogram
Baca Juga

Dipicu Penguatan CPO Global, Harga TBS Sawit Kaltim Tembus Rp3.469 per Kilogram

Selanjutnya, umur 7 tahun sebesar Rp3.419,58 per kg, umur 8 tahun Rp3.474,78 per kg, serta umur 9 tahun Rp3.517,41 per kg.

Harga tertinggi tercatat pada tanaman berumur 10 hingga 20 tahun, yakni mencapai Rp3.542,60 per kilogram.

Adapun untuk tanaman berumur 21 tahun sebesar Rp3.490,80 per kg, umur 22 tahun Rp3.420,19 per kg, umur 23 tahun Rp3.343,95 per kg, umur 24 tahun Rp3.305,93 per kg, dan umur 25 tahun Rp3.274,70 per kg.

Arief menegaskan besaran tersebut menjadi standar resmi bagi petani yang bermitra dengan perusahaan pemilik pabrik kelapa sawit (PKS), khususnya petani plasma. Ia berharap kemitraan kebun diperkuat untuk mencegah permainan harga oleh tengkulak.

Dongkrak Produktivitas Sawit, Indonesia Lepas Tiga Spesies Serangga Penyerbuk Baru Asal Tanzania
Baca Juga

Dongkrak Produktivitas Sawit, Indonesia Lepas Tiga Spesies Serangga Penyerbuk Baru Asal Tanzania

“Dengan kemitraan yang baik, harga TBS di tingkat petani dapat lebih terjaga dan tidak lagi dipermainkan oleh tengkulak,” kata Arief.

(Ajau)