Sab, 18/07/26 · 04.31.12
Nusantara Post

Indonesia New News Capital

Kalimantan Barat

Gowes Sambil Tanam Pohon, Bupati Kubu Raya: Tidak Perlu Tunggu Momentum

Editor
Editor
Minggu, 3 Mei 2026 · 22:062 menit baca
Gowes Sambil Tanam Pohon, Bupati Kubu Raya: Tidak Perlu Tunggu Momentum
Bupati Kubu Raya, Sujiwo (tengah), memberikan arahan kepada peserta gowes sambil memegang bibit pohon yang siap ditanam di kawasan Sungai Raya Dalam, Minggu (3/5/2026). (Dok. Fatoni/Nusantara Post)

Kawasan Mediterania Palace, Sungai Raya Dalam ramai lebih awal dari biasanya, Minggu pagi (03/05/2026). Bupati Kubu Raya, Sujiwo, kembali mengayuh sepeda pertama kalinya setelah hampir setahun vakum sejak menjabat. Tapi ini bukan sekadar gowes biasa.

Sembako dibagikan ke rumah-rumah warga yang dilewati. Pohon ditanam di sepanjang rute. Dan di balik semua itu, ada semangat yang sudah Sujiwo pegang jauh sebelum ia menjadi bupati.

Bagi Sujiwo, menanam pohon bukan tren atau agenda politik. Ia sudah melakukannya sejak 1993 ketika mendirikan Cinta Lingkungan Borneo dan pohon-pohon yang ia tanam puluhan tahun lalu kini sudah tumbuh besar.

“Menanam pohon menjadi langkah paling efektif karena menghasilkan oksigen, menyerap air melalui akar, serta menciptakan lingkungan yang hijau, asri, dan indah. Gerakan ini didorong sebagai gerakan moral sekaligus edukasi bagi masyarakat,” ujarnya.

Dukung Swasembada, Kejati Kalbar Hadiri Panen Raya Ketahanan Pangan di Kubu Raya
Baca Juga

Dukung Swasembada, Kejati Kalbar Hadiri Panen Raya Ketahanan Pangan di Kubu Raya

Ketika ditanya soal kaitannya dengan Hari Bumi yang baru saja berlalu, jawabannya tegas.

“Kami menanam pohon tidak melihat dalam momentum apa. Setiap ada kesempatan, menanam pohon harus kami lakukan. Tidak harus menunggu Hari Bumi atau peringatan tertentu,” katanya.

Bupati Kubu Raya Sujiwo menyerahkan sembako kepada warga saat kegiatan gowes
Bupati Kubu Raya, Sujiwo, menyerahkan langsung paket sembako kepada warga yang ditemui di sepanjang rute gowes, Minggu (3/5/2026). Pembagian sembako menjadi bagian rutin dari kegiatan gowes sosial yang ia lakukan bersama komunitas goweser Kubu Raya. (Dok. Fatoni/Nusantara Post)

Sujiwo memilih mountain bike bukan tanpa alasan. Selain lebih aman di medan yang beragam, sepeda gunung memberinya kebebasan untuk berhenti kapan saja mampir ke rumah warga, membagikan sembako berisi beras, minyak goreng, gula, dan sarden, lalu melanjutkan perjalanan sambil menanam pohon.

“Sehatnya dapat, persaudaraannya dapat, pahalanya dapat, pelestarian alamnya dapat. Bisa dapat lima manfaat sekali gowes,” ujarnya sambil tersenyum.

Hari Jadi Ke-19 Kubu Raya, Kejati Kalbar Soroti Aspek Akuntabilitas Pemkab
Baca Juga

Hari Jadi Ke-19 Kubu Raya, Kejati Kalbar Soroti Aspek Akuntabilitas Pemkab

Sujiwo tidak berhenti di level komunitas. Ia mengaku sedang merancang Peraturan Bupati tentang gerakan menanam pohon yang akan menjangkau hingga pelosok desa melibatkan OPD, pemerintah desa, dan karang taruna.

Berbagai komunitas sudah digandeng: Sahabat Alam Komuniti, Cinta Lingkungan Borneo, Relawan Kebaikan, Gerakan Masyarakat Cinta Alam (Gemar Alam), hingga Clean Up Action (CUAN).

Dalam waktu dekat, aksi bersih-bersih akan menyasar Parit Baru, Kuala II, Rasau Jaya, dan sembilan kecamatan di Kubu Raya.

“Gerakan ini harus membumi,” tegasnya.

(Fatoni)