Lewati ke konten
Indonesia New News Capital

Kalimantan Barat

Gubernur Kalbar dan Bengkulu Bertausiah Usai Subuh di Masjid Al-Hikmah

Syahrul Nurhadi
Syahrul Nurhadi
Senin, 2 November 2026 · 18:132 menit baca
Gubernur Kalbar dan Bengkulu Bertausiah Usai Subuh di Masjid Al-Hikmah
Sajadah Fajar usai salat Subuh berjemaah di Masjid Al-Hikmah, Pontianak, Senin (2/11/2026). Ria Norsan dan Helmi Hasan menjadi salah satu dari dua gubernur yang berceramah. (Foto: HO/TNP)

Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan bersama Gubernur Bengkulu Helmi Hasan mengikuti kegiatan Sajadah Fajar di Masjid Al-Hikmah, Pontianak, Senin (2/11/2026).

Kegiatan itu turut dihadiri Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Kalimantan Barat Erlina Norsan.

Acara dimulai dengan salat Subuh berjemaah, dilanjutkan tausiyah yang disampaikan kedua gubernur.

Ria Norsan mengungkapkan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan itu. Ia berharap Sajadah Fajar membawa keberkahan sekaligus menjadi pengingat bagi jemaah untuk meningkatkan amal kebaikan.

Realisasi Retribusi Kalbar Baru 50,52 Persen hingga Akhir Oktober, Wagub Dorong Pembayaran Nontunai
Baca Juga

Realisasi Retribusi Kalbar Baru 50,52 Persen hingga Akhir Oktober, Wagub Dorong Pembayaran Nontunai

“Alhamdulillah, insya Allah kegiatan hari ini membawa berkah bagi kita yang hadir di tempat mulia ini. Pada Subuh hari ini kita bersama-sama melaksanakan pengajian dalam rangkaian salat Subuh berjemaah di Masjid Al-Hikmah,” ujar Ria Norsan.

Ia mengajak masyarakat tidak menunda kesempatan berbuat baik.

“Mari kalau ada kesempatan berbuat kebaikan, jangan ditunda-tunda. Karena waktu tidak akan diulang kedua kali. Sekecil apa pun kebaikan yang kita lakukan, insya Allah akan dibalas Allah dengan yang lebih baik lagi,” pesannya.

Ria Norsan menekankan bahwa kebermaknaan hidup tidak hanya diukur dari pencapaian pribadi, tetapi juga dari manfaat bagi sesama.

Tim Gabungan Patroli Kawasan Cagar Alam Muara Kendawangan Cegah Karhutla
Baca Juga

Tim Gabungan Patroli Kawasan Cagar Alam Muara Kendawangan Cegah Karhutla

“Hidup kita belum punya arti apabila belum dapat memberikan kebaikan dan kebahagiaan kepada orang lain. Hidup kita baru punya arti apabila sudah dapat memberikan kebaikan dan kebahagiaan kepada orang lain, sesuai jabatan dan profesi masing-masing,” katanya.

Dalam tausiyahnya, Helmi Hasan mengajak jemaah memperbanyak salawat kepada Nabi Muhammad SAW dan meneladani perjuangan serta pengorbanan beliau dalam menyebarkan Islam.

“Salawat dan salam kita sampaikan kepada junjungan kita Baginda Nabi Muhammad SAW beserta keluarga, para sahabat, dan orang-orang yang istikamah di jalannya. Beliau telah mengorbankan segalanya, harta, diri, dan waktunya. Bukan untuk menjadi orang paling kaya, paling terkenal, atau paling berkuasa di muka bumi. Tetapi seluruh perjuangan dan pengorbanannya untuk sampainya agama kepada kita, untuk wujudnya amal agama sempurna di tengah umat di seluruh alam,” ujar Helmi.

Ia menegaskan agama merupakan kebutuhan mendasar bagi manusia yang menginginkan kebahagiaan, keselamatan, dan kemuliaan di dunia dan akhirat.

“Agama ini adalah perkara yang paling dibutuhkan oleh manusia yang ingin bahagia, selamat, dan mulia di dunia dan akhirat, syaratnya agama sempurna. Syarat bahagia bukan harus terkenal dulu, tidak harus punya pangkat tinggi dulu, tidak harus kaya dulu. Tapi syarat bahagia di dunia dan akhirat adalah sempurnakan agama,” tegasnya.

(Syahrul)