Kepungan kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali mengganggu lalu lintas udara di Kalimantan Barat. Jarak pandang (visibility) yang anjlok drastis memaksa otoritas Bandara Internasional Supadio, Pontianak, menunda belasan penerbangan dan mengalihkan satu pendaratan pesawat pada Jumat (21/8/2026) pagi.
Berdasarkan data pantauan Stasiun Meteorologi BMKG Supadio, kabut asap pekat membatasi jarak pandang hingga berada di bawah angka 1.000 meter. Kondisi ini dinilai sangat berisiko bagi aktivitas lepas landas maupun pendaratan pesawat.
Dampak terparah terjadi pada operasional Jumat pagi. Sedikitnya enam penerbangan terdampak langsung oleh buruknya jarak pandang. Lima di antaranya merupakan penerbangan keberangkatan (departure) yang terpaksa ditunda (delay), sementara satu penerbangan kedatangan (arrival) harus membatalkan pendaratan.
Rincian jadwal penerbangan yang mengalami penundaan pada Jumat (21/8/2026) pagi meliputi:

