Perumda Air Minum Tirta Khatulistiwa Kota Pontianak bergerak cepat mengintensifkan pengerjaan teknis di lapangan guna memulihkan interupsi pelayanan distribusi air bersih. Manajemen mengonfirmasi bahwa penanganan darurat terhadap kebocoran pipa transmisi jenis Polyvinyl Chloride (PVC) berdiameter 600 milimeter di Jalan Perdana, tepat di depan Alfamart, terus dipacu secara konstan hingga Kamis (4/6/2026).
Sebagai bentuk komitmen terhadap keterbukaan informasi publik, perusahaan mengumumkan bahwa tim teknis telah disiagakan penuh sejak dimulainya pekerjaan pada Rabu (3/6/2026). Kompleksitas medan penambalan pipa makro bawah tanah membuat pengerjaan membutuhkan durasi tambahan demi memastikan ketahanan pipa kembali optimal pasca-perbaikan.
“Proses perbaikan pipa bocor PVC berdiameter 600 milimeter di Jalan Perdana, tepatnya di depan Alfamart, masih terus berlangsung hingga Kamis, 4 Juni 2026 pukul 07.30 WIB. Pekerjaan perbaikan pipa PVC Ø 600 mm masih dalam tahap pengerjaan. Kondisi ini menyebabkan distribusi air kepada pelanggan masih mengalami gangguan dan belum dapat kembali normal sepenuhnya,” tulis manajemen Perumda Air Minum Tirta Khatulistiwa dalam rilis resminya, Kamis (4/6/2026).
Komitmen Manajemen dan Pemetaan Wilayah Terdampak Darurat
Pihak Perumda Tirta Khatulistiwa menjelaskan bahwa lamanya waktu pengerjaan di lapangan secara linear memengaruhi proses pengisian volume dan tekanan hidrolik pada jaringan pipa sekunder. Guna menjaga kenyamanan pelanggan, pihak perusahaan memetakan area yang terdampak interupsi suplai sementara ke dalam dua kluster layanan booster:
