Cuaca dingin dan guyuran hujan yang membasahi aspal Jalan Rahadi Usman tak sedikit pun menyurutkan langkah ribuan umat Muslim di Kota Pontianak. Pada Rabu pagi (27/5/2026), depan Kantor Wali Kota berubah menjadi hamparan saf yang rapat, di mana warga bersujud dengan khusyuk melaksanakan Salat Iduladha 1447 Hijriah.
Momentum hari raya kurban tahun ini juga ditandai dengan penyerahan bantuan sapi raksasa dari Presiden RI Prabowo Subianto. Satu ekor sapi jenis Limosin dengan berat mencapai satu ton diserahkan langsung secara simbolis oleh Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, kepada pengurus Masjid Baiturrahman, Pontianak Utara.

Pesan Edi Kamtono: Sembelih Ego Sosial
Wali Kota Edi Rusdi Kamtono mengingatkan bahwa 22 ekor sapi yang disalurkan Pemkot tahun ini hanyalah sarana fisik. Esensi utamanya adalah gerakan hati untuk peduli kepada sesama, terutama kaum dhuafa.
Data Pemkot: 72 Persen Pelaku UMKM di Pontianak Didominasi Perempuan
“Makna Iduladha ini lebih dalam dari sekadar menyembelih hewan. Ini adalah cara kita menyembelih sifat individualisme dan menggantinya dengan solidaritas sosial,” tegas Edi saat menyerahkan wadah besek bambu sebagai simbol kurban ramah lingkungan.
Khutbah yang Menampar: Kurban vs Materialisme
Senada dengan Wali Kota, Ustadz Sahrani dalam khutbahnya memberikan refleksi tajam bagi masyarakat modern. Ia menyebut Iduladha adalah “senjata” untuk melawan sifat materialisme dan kesombongan yang sering menjangkiti manusia saat ini.
“Ibadah kurban adalah kemenangan iman atas ego. Jangan sampai kita mampu membeli hewan kurban yang mahal, tetapi kita gagal menyembelih sifat dengki dan kerakusan di dalam dada kita sendiri,” pesannya di hadapan jemaah yang tetap bertahan meski gerimis masih turun.
Sebaran Kurban: Pontianak Barat Memimpin
Berdasarkan data yang dihimpun, antusiasme masyarakat Pontianak untuk berbagi tahun ini sangat luar biasa. Total tercatat ada 590 ekor sapi dan 477 ekor kambing yang akan dipotong dan didistribusikan hari ini.
Uji Laboratorium DLH: Kualitas Air Parit di Pontianak Meningkat 50 Persen Usai Diberi Eco Enzyme
Kecamatan Pontianak Barat muncul sebagai wilayah dengan tingkat kepedulian tertinggi, menyumbang 168 sapi dan 189 kambing. Disusul oleh Pontianak Tenggara dengan 145 sapi, serta Pontianak Kota dengan 119 sapi. Semangat gotong royong ini memastikan bahwa hampir tidak ada warga kurang mampu di sudut kota yang tidak merasakan nikmatnya daging kurban tahun ini.
(Dayank Ana)
