Min, 21/06/26 · 08.40.15
Nusantara Post

Indonesia New News Capital

Kalimantan Barat

Wako Pontianak Minta Pelaku Usaha Beri Data Jujur pada Sensus Ekonomi 2026

Dayank Ana Sebalu
Dayank Ana Sebalu
Minggu, 21 Juni 2026 · 11:192 menit baca
Wako Pontianak Minta Pelaku Usaha Beri Data Jujur pada Sensus Ekonomi 2026
Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengimbau warga dan pelaku usaha memberikan data akurat dan jujur kepada petugas Sensus Ekonomi 2026 BPS. (Dok. Prokopim Pontianak)

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengajak seluruh masyarakat dan pelaku usaha di Kota Pontianak untuk memberikan data yang benar, lengkap, dan jujur dalam pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026. Sensus ini merupakan agenda nasional yang dilaksanakan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) setiap 10 tahun sekali untuk menghasilkan basis data ekonomi yang akurat.

“Sensus Ekonomi 2026 ini banyak manfaatnya untuk kita mendapatkan data yang paling akurat, untuk mendukung pembangunan,” ujar Edi Rusdi Kamtono saat menghadiri agenda pencanangan yang dikemas dalam aktivitas zumba massal di kawasan Car Free Day Jalan Jenderal Ahmad Yani, Minggu (21/6/2026).

Edi menjelaskan, sebagai wilayah yang mengandalkan sektor perdagangan dan jasa, Kota Pontianak membutuhkan struktur data yang tepat untuk merumuskan kebijakan makro maupun mikro, mulai dari pengembangan UMKM, peningkatan investasi, hingga penciptaan lapangan pekerjaan.

Buka MTQ ke-34, Edi Rusdi Kamtono Targetkan Peserta Tembus Standar Nasional
Baca Juga

Buka MTQ ke-34, Edi Rusdi Kamtono Targetkan Peserta Tembus Standar Nasional

“Bagi Kota Pontianak yang dikenal sebagai kota perdagangan dan jasa, data ekonomi yang akurat sangat diperlukan untuk merumuskan kebijakan yang tepat sasaran,” katanya.

Petugas Door-to-Door Dilengkapi Identitas Resmi
Pemerintah Kota Pontianak menyatakan memberikan dukungan penuh terhadap operasional penataan data ini. Petugas sensus dijadwalkan turun langsung ke lapangan secara door-to-door mulai Juni hingga Agustus 2026 dengan mengenakan rompi resmi BPS serta tanda pengenal resmi.

“Saya mengimbau kepada seluruh masyarakat agar menerima petugas dengan baik serta memberikan informasi yang benar, lengkap, dan jujur,” ucap Edi.

Ia juga menegaskan bahwa jaminan kerahasiaan data dilindungi oleh undang-undang statistik, sehingga pelaku usaha tidak perlu khawatir mengenai penyalahgunaan informasi finansial atau privat.

Wali Kota Pontianak Dorong Bakcang Jadi Ikon Kuliner Khas Daerah
Baca Juga

Wali Kota Pontianak Dorong Bakcang Jadi Ikon Kuliner Khas Daerah

“Perlu saya tegaskan bahwa seluruh data yang diberikan akan dijaga kerahasiaannya. Jadi masyarakat tidak perlu takut. Data ini hanya untuk kepentingan statistik,” jelasnya.

Kualitas Data Tentukan Arah Kebijakan Publik
Menurut Edi, akurasi data berbanding lurus dengan efektivitas program intervensi pemerintah. Data yang tidak valid berisiko memicu lahirnya regulasi atau bantuan sosial-ekonomi yang tidak tepat sasaran.

“Mari kita jadikan Sensus Ekonomi 2026 sebagai momentum untuk menghadirkan data yang berkualitas demi mewujudkan pembangunan Kota Pontianak yang semakin maju, inklusif, dan berdaya saing,” ungkapnya.

Di sisi lain, Edi memaparkan bahwa pembenahan infrastruktur kota akan terus berjalan paralel menggunakan skala prioritas di tengah keterbatasan anggaran pendapatan dan belanja daerah.

“Kami akan terus melanjutkan pembangunan trotoar, waterfront, tidak hanya di selatan dan tengah kota, tetapi juga timur dan utara. Kita juga akan memperluas ruang terbuka hijau dan memberi kesempatan bagi pelaku UMKM untuk meningkatkan ekonomi,” tambahnya.

Mengakhiri keterangannya, ia berharap target pendataan instansi vertikal ini dapat tercapai tanpa kendala sosiologis di lapangan melalui skema kolaborasi multi-pihak.

Atasi Banjir Rob, Pemkot Pontianak Bongkar Jembatan Penyumbat Aliran Air
Baca Juga

Atasi Banjir Rob, Pemkot Pontianak Bongkar Jembatan Penyumbat Aliran Air

“Mari bersama-sama berkolaborasi dan bersinergi membangun kota ini menjadi kota yang semakin nyaman dan semakin bisa memberikan kebahagiaan untuk kita semua,” pungkas Edi.

(Dayank Ana)