Sen, 29/06/26 · 09.59.31
Nusantara Post

Indonesia New News Capital

Kalimantan Timur

Sensus Ekonomi 2026 Dimulai, BPS Terjunkan Lebih dari 3.000 Petugas di Kalimantan Timur

Dayank Ana Sebalu
Dayank Ana Sebalu
Senin, 29 Juni 2026 · 14:572 menit baca
Sensus Ekonomi 2026 Dimulai, BPS Terjunkan Lebih dari 3.000 Petugas di Kalimantan Timur
BPS resmi mencanangkan Sensus Ekonomi 2026 di Kaltim dengan menerjunkan 3.000 lebih petugas. Pendataan mencakup sektor UMKM hingga perusahaan besar. (Dok. Adpim Kaltim)

Badan Pusat Statistik (BPS) Republik Indonesia bersama Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur resmi mencanangkan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026. Dalam operasionalnya di lapangan, lebih dari 3.000 petugas sensus dikerahkan untuk melakukan pendataan menyeluruh terhadap berbagai skala aktivitas usaha di wilayah tersebut.

Agenda pencanangan yang berlangsung di Lamin Etam, Kantor Gubernur Kalimantan Timur, Kamis (25/6/2026), menjadi instrumen penguatan sinergi lintas sektor guna menjamin keandalan basis data yang akan digunakan sebagai fondasi kebijakan pembangunan nasional.

Pemetaan Sektor Usaha Mikro Hingga Skala Besar
Kepala BPS Republik Indonesia, Amalia Adininggar Widyasanti, menyatakan bahwa pencanangan ini menjadi momentum kolaborasi strategis yang melibatkan BPS, Komisi X DPR RI, Kamar Dagang dan Indutri (Kadin), pemerintah daerah, serta elemen masyarakat sipil.

Harganas ke-33, Pemerintah Tekankan Pentingnya Peran Ayah dalam Pengasuhan Anak
Baca Juga

Harganas ke-33, Pemerintah Tekankan Pentingnya Peran Ayah dalam Pengasuhan Anak

“Kami di Kalimantan Timur telah mengerahkan lebih dari 3.000 petugas Sensus Ekonomi yang mulai bergerak sejak 15 Juni dan akan berakhir pada 31 Agustus 2026,” urai Amalia dalam kegiatan tersebut.

Amalia memaparkan bahwa target objektif dari Sensus Ekonomi ini adalah merekam secara detail seluruh aktivitas ekonomi domestik, mulai dari sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) hingga korporasi berskala besar. Data hasil verifikasi lapangan ini diproyeksikan menjadi rujukan utama bagi pemerintah dalam memformulasi regulasi dan mengarahkan indikator pertumbuhan makro.

Ia berharap hasil Sensus Ekonomi 2026 dapat menjadi pelita sekaligus kompas pembangunan untuk mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif dan berkelanjutan di Kalimantan Timur.

Gubernur Rudy Mas’ud Lantik 110 Pejabat Baru di Lingkungan Pemprov Kaltim
Baca Juga

Gubernur Rudy Mas’ud Lantik 110 Pejabat Baru di Lingkungan Pemprov Kaltim

Jaminan Keamanan Atribut dan Kerahasiaan Data
Merespons potensi kekhawatiran publik terkait akreditasi petugas lapangan, BPS menegaskan bahwa seluruh personel yang diterjunkan telah dibekali dengan kelengkapan atribut resmi. Atribut tersebut meliputi rompi khusus, surat tugas resmi, serta kartu identitas (ID card) yang mengintegrasikan sistem kode batang (barcode) untuk verifikasi keamanan mandiri oleh pelaku usaha.

Di samping itu, otoritas statistik menjamin penuh aspek perlindungan data yang dihimpun selama proses sensus. Berdasarkan regulasi yang berlaku, seluruh informasi spesifik dari responden dijamin kerahasiaannya dan dipastikan tidak akan dikoneksikan dengan instrumen penetapan objek pajak maupun indeksasi penerima bantuan jaminan sosial.

(Dayank Ana)