Lewati ke konten
Indonesia New News Capital

Nusantara

Jalani Delapan Tahun Rehabilitasi, Tiga Orangutan Resmi Dilepasliarkan di Kawasan Konservasi Samboja Lestari

Roska Putra
Roska Putra
Jumat, 6 November 2026 · 15:271 menit baca
Jalani Delapan Tahun Rehabilitasi, Tiga Orangutan Resmi Dilepasliarkan di Kawasan Konservasi Samboja Lestari
Orangutan bergelantung di atas pepohonan hijau usai dilepasliarkan ke habitat aslinya. (Dok. Facebook/ IKN Indonesia)

Sebanyak tiga individu orangutan bernama Dennis, Catherine, dan Ames secara resmi dilepasliarkan kembali ke habitat alaminya di kawasan lindung Samboja Lestari, Ibu Kota Nusantara (IKN), Rabu (5/11/2026).

Papan informasi data diri orangutan bernama Catherine yang dilepasliarkan setelah menjalani masa rehabilitasi. (Dok. Facebook/IKN Nusantara)
Papan informasi data diri orangutan bernama Catherine yang dilepasliarkan setelah menjalani masa rehabilitasi. (Dok. Facebook/IKN Nusantara)

Prosesi pelepasliaran tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, didampingi oleh perwakilan Kementerian Kehutanan, Borneo Orangutan Survival (BOS) Foundation, serta para relawan konservasi.

Ketiga satwa dilindungi ini sebelumnya telah menjalani proses rehabilitasi panjang selama delapan tahun guna memulihkan insting liar mereka agar siap hidup mandiri di alam bebas.

Basuki Hadimuljono dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasihnya kepada BOS Foundation atas dedikasi serta kesabaran dalam merehabilitasi orangutan.

Kongres XX PDHI Digelar di Nusantara, Dorong Kedaulatan Pangan dan Mitigasi Zoonosis
Baca Juga

Kongres XX PDHI Digelar di Nusantara, Dorong Kedaulatan Pangan dan Mitigasi Zoonosis

Seekor orangutan bersiap kembali ke alam liar di kawasan konservasi Samboja Lestari, Ibu Kota Nusantara. (Dok. Facebook/IKN Indonesia)
Seekor orangutan bersiap kembali ke alam liar di kawasan konservasi Samboja Lestari, Ibu Kota Nusantara. (Dok. Facebook/IKN Indonesia)

Ia juga menekankan pentingnya menjaga ruang hidup satwa sebagai bagian dari nilai kemanusiaan dan kepedulian lingkungan.

“Kalau kita bisa berbuat baik bagi binatang, insyaallah kita juga bisa memanusiakan manusia dengan lebih baik,” ujar Basuki.

Dengan kembalinya Dennis, Catherine, dan Ames ke alam liar, diharapkan populasi orangutan di kawasan konservasi IKN dapat terus terjaga, sekaligus menjadi wujud komitmen nyata dalam merawat kelestarian ekosistem hutan Kalimantan.

(roska)