Penguatan kualitas pelayanan publik terus digelorakan di tingkat akar rumput melalui optimalisasi program KUA CINTA (Cepat melayani, Inklusif terhadap keberagaman, Nyaman dan humanis, Tanggap kebutuhan umat, serta Adaptif terhadap perubahan) di seluruh Kantor Urusan Agama (KUA) se-Kalimantan Barat.
Komitmen transformasi pelayanan tersebut ditegaskan melalui kegiatan koordinasi daring bertajuk “Sapa KUA” yang melibatkan jajaran Kemenag kabupaten/kota, penghulu, penyuluh agama, hingga staf operator KUA, Jumat (6/11/2026).
Program KUA CINTA dirancang bukan sekadar menjadi slogan administratif, melainkan didorong agar bertransformasi menjadi budaya kerja nyata bagi aparatur di garda terdepan pelayanan keagamaan.
Setiap satuan kerja di 164 KUA kecamatan se-Kalimantan Barat dituntut untuk menghadirkan suasana pelayanan yang ramah, inklusif, serta mampu merespons kebutuhan masyarakat secara cepat.

























