Pembangunan rumah susun khusus masyarakat berpenghasilan rendah di Ibu Kota Nusantara memasuki tahap akhir dengan capaian fisik 97,45 persen. Proyek hunian yang berlokasi di Kalimantan Timur tersebut ditargetkan rampung pada bulan ini sebelum pengelolaannya diserahkan sepenuhnya kepada Otorita IKN.
Kepastian mengenai target penyelesaian proyek bangunan bertingkat tersebut disampaikan oleh Pelaksana Tugas Direktur Pembangunan Perkotaan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman Yuri Hermawan Prasetyo. Masa berlaku kontrak pengerjaan fisik rusun dipastikan berakhir sesuai jadwal yang ditetapkan pemerintah.
“Iya, sebentar lagi selesai. November ini,” ujar Yuri, Jumat, (6/11/2026).
Penyediaan fasilitas tempat tinggal tersebut terdiri atas satu tower empat lantai yang mencakup total 65 unit hunian tipe 36 meter persegi. Setiap unit rumah susun telah disiapkan dalam kondisi siap huni lengkap dengan kelengkapan mebel serta perabotan rumah tangga.


























