Min, 12/07/26 · 14.54.58
Nusantara Post

Indonesia New News Capital

Kalimantan Barat

Kalbar Rawan Bencana, Ria Norsan Minta Karang Taruna Tak Banyak Seremonial

Hendrawan
Hendrawan
Minggu, 12 Juli 2026 · 19:582 menit baca
Kalbar Rawan Bencana, Ria Norsan Minta Karang Taruna Tak Banyak Seremonial
Gubernur Kalbar Ria Norsan serahkan hibah perahu karet pada TKD Karang Taruna Kalbar untuk mitigasi banjir. Pimpinan PNKT Bahtiar Sebayang minta netralitas politik. (Dok. Hendrawan/Nusantara Post)

Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat merombak orientasi kerja organisasi kepemudaan regional agar terlibat aktif dalam penanggulangan dampak perubahan iklim. Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan menetapkan mandat baru bagi 12 nakhoda Karang Taruna kabupaten/kota terpilih periode 2026–2031 untuk bertransformasi menjadi laskar tanggap darurat bencana yang militan.

Instruksi penguatan fungsi sektoral tersebut disahkan dalam forum Temu Karya Daerah (TKD) yang berlangsung di Aula Pendopo Gubernur Kalimantan Barat, Minggu, (12/7/2026).

Gubernur Norsan menegaskan, di tengah tingginya kerentanan geografis Kalimantan Barat terhadap bencana banjir, organisasi kepemudaan di tingkat akar rumput dilarang sekadar menjalankan rutinitas seremonial. Otoritas daerah menuntut adanya sinergi taktis secara langsung dengan Dinas Sosial serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

“Pesan saya, Karang Taruna ini organisasi sosial yang tugasnya memberikan kontribusi pada masalah masyarakat. Terutama saat ada banjir, kebakaran, dan lain sebagainya,” ujar Norsan.\

Tampil Tari Solo di Temu Karya Daerah, Laura Siswi SLB C Dharma Asih Dobrak Stigma Disabilitas Harap Ruang Inklusivitas
Baca Juga

Tampil Tari Solo di Temu Karya Daerah, Laura Siswi SLB C Dharma Asih Dobrak Stigma Disabilitas Harap Ruang Inklusivitas

Sinergi Fasilitas Kedaruratan dan Independensi Politik Praktis
Tuntutan peningkatan performa lapangan tersebut direspons oleh Pengurus Nasional Karang Taruna (PNKT). Wakil Ketua Umum PNKT Bahtiar Sebayang menyatakan bahwa kesiapan personel pemuda di daerah rawan harus didukung penuh oleh pemenuhan logistik kebencanaan yang memadai dari jajaran eksekutif.

Guna menembus wilayah pedalaman yang terisolir akibat cuaca ekstrem, pihak organisasi mengajukan penambahan alokasi alat utama sistem perlindungan secara berkala kepada pemerintah provinsi.

“Alhamdulillah kami dibantu perahu karet, namun ke depan permohonan tambahan perahu karet serta tenda-tenda darurat menjadi kebutuhan absolut,” ungkap Bahtiar Sebayang.

Nakhoda Baru Karang Taruna Kalbar, Muhammad Farizi Prioritaskan Kolaborasi Hingga Tingkat Kelurahan
Baca Juga

Nakhoda Baru Karang Taruna Kalbar, Muhammad Farizi Prioritaskan Kolaborasi Hingga Tingkat Kelurahan

Di samping masalah mitigasi bencana, Bahtiar mengeluarkan instruksi organisatoris mengenai netralitas kelembagaan. Seluruh pengurus baru diwajibkan menjalin koordinasi profesional dengan kepala daerah masing-masing tanpa membawa tendensi atau warna politik praktis menjelang kontestasi politik.

“Sampaikan bahwa Karang Taruna siap berkolaborasi membantu membesarkan daerahnya masing-masing tanpa melihat warna partai politik pemimpinnya. Fokus kita adalah pembangunan. Kerja-kerja ini harus anak muda. Pikirannya masih fresh, tenaganya masih cukup banyak. Jangan lupa, tugas kita adalah ikut membangun daerah dan bangsanya,” pungkas Bahtiar.

(Hendrawan)