Sel, 16/06/26 · 03.06.41
Nusantara Post

Indonesia New News Capital

Kalimantan Barat

Haul ke-225 Sultan Syarif Abdurrahman: Sultan Melvin Imbau Masyarakat Pontianak Perkuat Sinergi Lintas Suku Agama

Hendrawan
Hendrawan
Selasa, 16 Juni 2026 · 08:592 menit baca
Haul ke-225 Sultan Syarif Abdurrahman: Sultan Melvin Imbau Masyarakat Pontianak Perkuat Sinergi Lintas Suku Agama
Sultan Pontianak Syarif Melvin Alkadrie mengimbau masyarakat perkuat sinergi lintas suku dan agama pada peringatan Haul ke-225 Sultan Syarif Abdurrahman. (Dok. Hendrawan/Nusantara Post)

Peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram di Kota Pontianak tahun ini berlangsung istimewa dengan digelarnya rangkaian Haul ke-225 pendiri kota, Maulana Sri Sultan Syarif Abdurrahman bin Al-Habib Husin Al-Qadri. Kesultanan Kadriyah Pontianak memotori acara bersejarah ini sebagai momentum refleksi kesejarahan sekaligus perekat persatuan warga.

Rangkaian kegiatan resmi dimulai pada Senin (15/6/2026) malam melalui prosesi iring-iringan ziarah makam. Bergerak dari titik kumpul di Alun-Alun Kapuas selepas Maghrib, rombongan berjalan tertib menuju Makam Sultan Syarif Abdurrahman. Ziarah bersama ini menjadi agenda pembuka sebelum malam puncak Haul Akbar yang dijadwalkan berlangsung pada Selasa (16/6/2026).

Prosesi iring-iringan ziarah tersebut berlangsung semarak dan inklusif. Sultan Pontianak, Sultan Syarif Melvin Alkadrie, hadir langsung memimpin jalannya ziarah dengan didampingi oleh jajaran keluarga besar kerajaan Istana Kadriyah. Selain keluarga keraton, perjalanan menuju makam perintis kota ini turut diikuti oleh lintas elemen masyarakat, mulai dari ulama, Kepolisian, organisasi kemasyarakatan (ormas), lembaga swadaya masyarakat (LSM), hingga berbagai komunitas kemanusiaan di Pontianak dan sekitarnya.

Sultan Melvin Gelar ‘Coffee Morning’ Lintas Sektor, Tepis Pandangan Negatif Kampung Beting
Baca Juga

Sultan Melvin Gelar ‘Coffee Morning’ Lintas Sektor, Tepis Pandangan Negatif Kampung Beting

Kehadiran berbagai golongan masyarakat ini sejalan dengan visi Sultan Syarif Melvin. Ia menegaskan bahwa peringatan haul bukan sekadar ritual tahunan, melainkan medium untuk memperkuat persatuan di tengah keberagaman Kota Pontianak. Masyarakat diimbau untuk mengesampingkan perbedaan demi menghormati jasa leluhur pendiri kota.

“Kita bersama-sama tidak membedakan suku maupun agama. Kita bersatu padu untuk melaksanakan kegiatan setiap tahunnya yang bertepatan dengan 1 Muharram ini,” ujar Sultan Syarif Melvin di Istana Kadriyah Pontianak.

Di samping pesan persatuan, Sultan Melvin menyoroti urgensi sinergi antara Kesultanan dan pemerintah daerah. Menurutnya, sejarah dan jasa pendiri kota adalah fondasi identitas yang harus terus dirawat secara struktural oleh Pemerintah Kota (Pemkot) maupun Pemerintah Provinsi (Pemprov).

“Saya berharap kepada masyarakat, pemerintah daerah, dan pemerintah kota beserta jajarannya agar hal ini diperhatikan. Harus benar-benar diikuti, dan kita sebagai keluarga besar Kota Pontianak harus senantiasa mengenang jasa beliau. Ke depannya, masyarakat maupun pemerintah daerah harus bersinergi kuat dengan Kesultanan Pontianak,” tegasnya.

Pertina Kalbar Gelar Kejurprov Tinju 2026 di Kubu Raya
Baca Juga

Pertina Kalbar Gelar Kejurprov Tinju 2026 di Kubu Raya

Menjelang malam puncak Haul Akbar pada 16 Juni 2026, Sultan Syarif Melvin secara khusus mengimbau warga Pontianak dan sekitarnya untuk memadati area Istana Kadriyah guna mengirimkan doa bagi mendiang perintis kota.

“Saya mengimbau kepada masyarakat di Kota Pontianak dan sekitarnya, mari beramai-ramai menghadiri acara haul memperingati wafatnya Maulana Sri Sultan Syarif Abdurrahman bin Al-Habib Husin Al-Qadri yang ke-225 tahun. Kita meriahkan kegiatan ini, kita mengirim doa, insyaallah kita akan mendapat syafaat dari beliau dan rida dari Allah Swt.,” pungkasnya.

Peringatan Haul Akbar ini diharapkan tidak hanya menjadi sarana merawat nilai sejarah, tetapi juga memperkokoh tali silaturahmi serta memajukan kebudayaan lokal di bawah payung sinergi yang harmonis.

(Hendrawan)