Lewati ke konten
Indonesia New News Capital

Kalimantan Barat

Titik Panas Marak di Kubu Raya, Polisi Perketat Pengawasan Karhutla

Rudi Agus Haryanto
Rudi Agus Haryanto
Sabtu, 8 Agustus 2026 · 18:331 menit baca
Titik Panas Marak di Kubu Raya, Polisi Perketat Pengawasan Karhutla
Puluhan titik panas terdeteksi di Kubu Raya via Lancang Kuning. Polsek Kubu perkuat pencegahan karhutla lewat sosialisasi dan patroli Bhabinkamtibmas. (Dok. Polres Kubu Raya)

Sebaran titik panas (hotspot) akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terdeteksi di sejumlah wilayah Kabupaten Kubu Raya, seperti Kecamatan Sungai Raya, Kuala Mandor B, Sungai Kakap, dan Rasau Jaya, Jumat, (7/8/2026).

Berdasarkan pemantauan aplikasi Lancang Kuning, Kecamatan Sungai Raya mencatatkan konsentrasi titik panas tertinggi di kawasan tersebut.

Merespons potensi perluasan karhutla saat musim kemarau, jajaran Polsek Kubu memperketat langkah pencegahan melalui sosialisasi dan pemasangan banner imbauan di area publik.

Giat edukasi lapangan dipimpin oleh Kanit Binmas Polsek Kubu Aipda Sumanto bersama para Bhabinkamtibmas di Desa Olak-Olak Kubu, Desa Teluk Nangka, Desa Kubu, dan Desa Sungai Terus.

Pemkab dan Polres Kubu Raya Mediasi Blokade Jalan Trans Kalimantan
Baca Juga

Pemkab dan Polres Kubu Raya Mediasi Blokade Jalan Trans Kalimantan

“Pencegahan harus dilakukan sejak awal. Kami terus melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat, salah satunya melalui pemasangan banner di lokasi strategis dan wilayah yang memiliki potensi terjadinya kebakaran,” ujar Kasubsi Penmas Polres Kubu Raya Ade, Jumat, (7/8/2026).

Langkah tersebut ditujukan untuk menekan kebiasaan pembukaan atau pembersihan lahan dengan cara membakar yang berpotensi memicu timbulnya bencana asap.

Kerawanan lahan kering di musim kemarau dinilai dapat mempercepat penyebaran api jika tidak diantisipasi secara dini oleh warga sekitar.

Polisi Uji DNA Ungkap Identitas Jasad Bayi Pakaian Dinosaurus di Sungai Kubu Raya
Baca Juga

Polisi Uji DNA Ungkap Identitas Jasad Bayi Pakaian Dinosaurus di Sungai Kubu Raya

“Diharapkan kegiatan ini dapat membangun kesadaran warga agar tidak melakukan pembakaran hutan dan lahan, terutama saat memasuki musim kemarau. Kami ingin wilayah Kecamatan Kubu tetap aman, tertib, dan terhindar dari bahaya karhutla,” kata Ade.

Penguatan peran Bhabinkamtibmas di desa binaan turut ditingkatkan guna mengoptimalkan fungsi deteksi dini atas temuan titik api sekecil apa pun.

Warga diimbau untuk langsung memanfaatkan layanan darurat kepolisian jika menemukan aktivitas pembakaran lahan di lingkungannya.

“Bhabinkamtibmas diharapkan memberikan edukasi pencegahan karhutla secara berkala untuk meningkatkan kewaspadaan warga. Lingkungan desa binaan harus dijaga bersama agar tetap terbebas dari ancaman bencana asap dan gangguan kamtibmas,” tuturnya.

(Rudi)