Lewati ke konten
Indonesia New News Capital

Kalimantan Tengah

AQI Setara dengan Menghirup 11,9 Batang Rokok Perhari, Palangkaraya Masuk Daftar 7 Kota Paling Tercemar di Dunia

Achmad Fatoni
Achmad Fatoni
Kamis, 22 Oktober 2026 · 16:061 menit baca
AQI Setara dengan Menghirup 11,9 Batang Rokok Perhari, Palangkaraya Masuk Daftar 7 Kota Paling Tercemar di Dunia
Kualitas udara Palangkaraya masuk kategori berbahaya dengan AQI 315 akibat kabut asap karhutla, menempati posisi ke-7 kota tercemar di dunia. (Dok. Usep)

Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) memperburuk kualitas udara di sejumlah wilayah Indonesia, dengan dampak paling parah melanda Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Kamis, (22/10/2026). Berdasarkan data Indeks Kualitas Udara (Air Quality Index/AQI), tingkat pencemaran udara di Palangkaraya berada dalam kategori berbahaya setelah menembus skor 315.

Tingginya skor pencemaran udara tersebut menempatkan Palangkaraya di peringkat ke-7 sebagai kota paling tercemar di dunia. Konsentrasi partikulat halus (PM2.5) di wilayah tersebut tercatat mencapai 265 µg/m³, atau setara dengan menghirup asap 11,9 batang rokok per hari. Angka konsentrasi tersebut melampaui batas paparan harian aman Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sebesar 15 µg/m³ hingga 18 kali lipat.

Kondisi tersebut memicu reaksi keras masyarakat di media sosial, termasuk sorotan terhadap imbauan adopsi pola hidup sehat dari Kementerian Kesehatan di tengah paparan polusi.

“Menkes yang suruh beradaptasi, coba suruh hisap asap rokok 12 batang sehari berapa lama waktu yang dibutuhkan sampe paru-parunya jebol? Ya Allah angkatlah penderitaan rakyat Indonesia dan juga balaslah kezoliman para pejabat di Indonesia ini dengan seburuk2nya balasan didunia dan akhirat sudah ditahap yang hopeless banget dgn kedunguan para pejabat,” tulis akun iindjamal dalam kolom komentar unggahan informasi kualitas udara.

Tinjau Karhutla Pulang Pisau, Kepala BNPB dan Kasad Perkuat Penanganan di Kalteng
Baca Juga

Tinjau Karhutla Pulang Pisau, Kepala BNPB dan Kasad Perkuat Penanganan di Kalteng

Kekhawatiran senada mengenai lonjakan angka partikulat halus di area permukiman Kalimantan Tengah disampaikan oleh akun nurse_tri.

“Pm 2,5 di Kotawaringin lama bisa tembus 1000 lebih,” tulis akun tersebut.

Kritik terhadap imbauan penyesuaian diri di tengah krisis lingkungan turut dilontarkan oleh akun almaliiikkk.

“Ujar urang ada yang harus bisa beradaptasi,” catatnya.

BPBD Palangka Raya Kerahkan Ekskavator Buat Sekat Bakar
Baca Juga

BPBD Palangka Raya Kerahkan Ekskavator Buat Sekat Bakar

Selain Palangkaraya, kualitas udara dengan kategori sangat tidak sehat hingga parah juga terdeteksi di sejumlah wilayah Sumatra dan Kalimantan, seperti Jambi, Martapura, dan Sampit.

(Tony)