Sab, 11/07/26 · 07.55.53
Nusantara Post

Indonesia New News Capital

Kalimantan Tengah

Perkuat Deteksi Dini Lintas Usia, Puskesmas Pahandut Terapkan Integrasi Layanan Primer di Posyandu

Dayank Ana Sebalu
Dayank Ana Sebalu
Sabtu, 11 Juli 2026 · 12:302 menit baca
Perkuat Deteksi Dini Lintas Usia, Puskesmas Pahandut Terapkan Integrasi Layanan Primer di Posyandu
UPTD Puskesmas Pahandut Palangka Raya terapkan Integrasi Layanan Primer (ILP) di Posyandu Anugerah. Skrining PTM dan imunisasi dipusatkan satu waktu. (Dok. Ist)

Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya melalui UPTD Puskesmas Pahandut mulai memperluas jangkauan operasional pemeriksaan massal dengan menerapkan sistem Integrasi Layanan Primer (ILP). Langkah ini direalisasikan melalui pos pelayanan terpadu di Posyandu Anugerah, Kelurahan Pahandut Seberang, Palangka Raya, Kamis, (9/7/2026).

Penerapan format baru ini menyasar penataan ulang skema pelayanan hulu agar pemeriksaan seluruh kelompok usia mulai dari pemantauan tumbuh kembang anak hingga deteksi dini penyakit degeneratif pada warga lanjut usia (lansia) dapat diselesaikan dalam satu klaster waktu koordinasi.

Penanggung Jawab Lintas Klaster UPTD Puskesmas Pahandut Haili Rifani memaparkan bahwa pos operasi kesehatan terpadu di lapangan mencakup pemeriksaan kesehatan bagi bayi, balita, remaja, dewasa, hingga lansia. Selain itu, masyarakat juga memperoleh layanan skrining kesehatan, pemeriksaan gula darah, imunisasi bayi dan balita, serta pemeriksaan kesehatan ibu hamil.

“Melalui Integrasi Layanan Primer, masyarakat dapat memperoleh layanan kesehatan secara menyeluruh dalam satu waktu, mulai dari pemeriksaan kesehatan, skrining penyakit tidak menular, imunisasi, hingga pelayanan kesehatan ibu dan anak,” kata Haili Rifani.

Operasi Hujan Buatan Berakhir, Palangka Raya Siaga Darurat Kebakaran Lahan Gambut
Baca Juga

Operasi Hujan Buatan Berakhir, Palangka Raya Siaga Darurat Kebakaran Lahan Gambut

Pendekatan Preventif dan Penguatan Peran Kader Komunitas
Haili menjelaskan, transformasi struktural ke arah ILP diproyeksikan untuk menggeser paradigma penanganan medis di tingkat akar rumput, dari yang semula bersifat kuratif (pengobatan) menjadi lebih promotif dan preventif (pencegahan). Sistem manajemen ini dirancang agar data klinis penyakit tidak menular di wilayah padat penduduk dapat dipetakan secara berkala.

“Penerapan ILP bertujuan mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat sekaligus memperkuat upaya promotif dan preventif agar masyarakat dapat mengetahui kondisi kesehatannya sejak dini,” tutur Haili.

Guna menjaga keberlanjutan program jaring pengaman kesehatan ini, komando puskesmas menetapkan target peningkatan kapasitas bagi para kader posyandu selaku lini pertama pengumpul data demografi dan kesehatan warga.

“Harapan kami, masyarakat semakin aktif memanfaatkan layanan posyandu dan para kader terus meningkatkan perannya sehingga pelayanan kesehatan di tingkat masyarakat dapat berjalan lebih baik,” harapnya.

Erosi Sungai Kahayan Hantam Permukiman Palangka Raya, Dua Bangunan Ambles
Baca Juga

Erosi Sungai Kahayan Hantam Permukiman Palangka Raya, Dua Bangunan Ambles

Melalui langkah standardisasi sistem pelayanan dari hulu ini, UPTD Puskesmas Pahandut menargetkan penurunan indeks kerawanan kesehatan keluarga serta percepatan pemenuhan target mutu pelayanan kesehatan dasar di wilayah Kota Palangka Raya.

(Dayank Ana)