Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melakukan pemutakhiran data kejadian bencana alam di sejumlah daerah pada periode Rabu (8/7/2026) hingga Kamis (9/7/2026) pukul 07.00 WIB. Laporan kedaruratan yang dihimpun menunjukkan bencana kekeringan serta kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mendominasi sebaran kejadian di tanah air.
Di Bolaang Mongondow Utara, Sulawesi Utara, penurunan intensitas curah hujan dalam jangka waktu panjang memicu penyusutan debit air sungai dan sumur warga Desa Komus II Timur. Krisis air bersih ini berdampak langsung pada sedikitnya 50 kepala keluarga. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat telah menyalurkan 10.000 liter pasokan air bersih melalui armada truk tangki.
Sementara itu, sektor karhutla melanda dua wilayah berbeda pada Rabu siang. Di Padang Lawas Utara, Sumatra Utara, kebakaran melahap lima hektare lahan di Desa Gunung Manaon. Di saat yang hampir bersamaan, kebakaran lahan seluas 3,5 hektare juga terjadi di Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, yang tersebar di wilayah Kecamatan Tawangsari dan Bulu. Seluruh titik api di kedua provinsi tersebut berhasil dipadamkan oleh tim gabungan sore harinya.
Dampak Angin Kencang di Aceh Utara
Selain bencana hidrometeorologi kering, cuaca ekstrem berupa terjangan angin kencang dilaporkan melanda Gampong Keude Geudong, Kecamatan Samudera, Kabupaten Aceh Utara, Rabu petang sekitar pukul 18.00 WIB. Insiden ini berdampak pada 11 kepala keluarga.

