Lewati ke konten
Indonesia New News Capital

Budaya

Erau Adat Kutai 2026 Masuk Karisma Event Nusantara, Hetifah Dorong Budaya Jadi Penggerak Ekonomi Kreatif

Memei
Memei
Senin, 21 September 2026 · 12:062 menit baca
Erau Adat Kutai 2026 Masuk Karisma Event Nusantara, Hetifah Dorong Budaya Jadi Penggerak Ekonomi Kreatif
Penampilan tari kolosal bernuansa perang tradisional dengan perisai dan bendera kuning mewarnai pembukaan Erau Adat Kutai 2026 di Stadion Rondong Demang, Tenggarong. (Dok. Pemprov Kaltim)

Erau Adat Kutai 2026 kembali menjadi perhatian sebagai salah satu festival budaya yang berpotensi memperkuat sektor pariwisata Kalimantan Timur sekaligus menggerakkan ekonomi kreatif di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar).

Tahun ini, Erau Adat Kutai masuk dalam Karisma Event Nusantara (KEN), yang merupakan bagian dari 100 besar agenda event pariwisata nasional.

Hal tersebut disampaikan Anggota DPR RI Daerah Pemilihan Kalimantan Timur, Hetifah Sjaifudian, usai menghadiri opening ceremony Erau Adat Kutai 2026 di Stadion Rondong Demang, Tenggarong, Minggu (20/9/2026).

Hetifah mengapresiasi konsistensi pelaksanaan Erau sebagai festival budaya yang terus diwariskan dari generasi ke generasi. Menurutnya, masuknya Erau dalam KEN menjadi peluang untuk memperluas pengenalan budaya Kutai Kartanegara sekaligus meningkatkan nilai ekonomi dari berbagai kegiatan yang menyertainya.

Rembuk Budaya APEKSI 2026: Edi Rusdi Kamtono Tekankan Budaya Sebagai Penggerak Ekonomi
Baca Juga

Rembuk Budaya APEKSI 2026: Edi Rusdi Kamtono Tekankan Budaya Sebagai Penggerak Ekonomi

“Erau merupakan festival budaya yang berkelanjutan dan tahun ini masuk dalam KEN,” ucap Hetifah.

Penari busana adat kuning tampil dalam prosesi Erau Adat Kutai 2026
Penari mengenakan busana adat kuning khas Kutai Kartanegara tampil dalam rangkaian prosesi Erau Adat Kutai 2026, disaksikan warga dan awak media. (Dok. Pemprov Kaltim)

Ia berharap dukungan dan perhatian pemerintah pusat terhadap berbagai kegiatan kebudayaan dapat terus diperkuat. Menurutnya, kebudayaan tidak semestinya hanya dipandang sebagai beban pengeluaran daerah, tetapi juga dapat memberikan dampak ekonomi apabila dikelola secara baik.

“Kalau dikelola dengan baik, kegiatan kebudayaan bisa memberikan dampak terhadap perekonomian, terutama melalui sektor ekonomi kreatif,” katanya.

Lebih lanjut, Anggota Komisi VIII DPR RI Dapil Kaltim ini menilai Erau memiliki peran penting dalam memperkuat identitas budaya Kutai Kartanegara. Konsistensi penyelenggaraan serta keterlibatan masyarakat menjadi bagian penting untuk menjaga agar warisan budaya tersebut tetap hidup dan dikenal oleh generasi mendatang.

BMKG Sebut El Nino 2026 Sangat Kuat, Musim Hujan 2026–2027 Diprediksi Lebih Pendek
Baca Juga

BMKG Sebut El Nino 2026 Sangat Kuat, Musim Hujan 2026–2027 Diprediksi Lebih Pendek

Hetifah berharap penyelenggaraan Erau ke depan semakin berkembang dengan jangkauan promosi yang lebih luas. Tidak hanya menarik perhatian masyarakat dari berbagai daerah di Indonesia, tetapi juga mampu memperkenalkan budaya Kutai Kartanegara kepada masyarakat internasional.

Dengan masuknya Erau dalam KEN, menurutnya, terbuka ruang yang lebih besar untuk memperkuat posisi budaya daerah sebagai bagian dari pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif, sekaligus menjaga identitas budaya Kutai Kartanegara agar tetap lestari.

(Memei)