Lewati ke konten
Indonesia New News Capital

Kalimantan Barat

Jelang Kunjungan Prabowo, Gubernur Kalbar Sambut Panglima TNI dan Kapolri Matangkan Penanganan Karhutla

Roska Putra
Roska Putra
Sabtu, 22 Agustus 2026 · 16:361 menit baca
Jelang Kunjungan Prabowo, Gubernur Kalbar Sambut Panglima TNI dan Kapolri Matangkan Penanganan Karhutla
Gubernur Kalbar Ria Norsan dan sejumlah petinggi militer berjalan menaiki tangga setibanya di Kalbar. (Dok. HO/NusantaraPost)

Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan menyambut kedatangan Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto dan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo di wilayahnya.

Kunjungan dua pucuk pimpinan aparatur keamanan negara ini dilakukan dalam rangka mempersiapkan agenda kunjungan kerja Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto terkait peninjauan penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kalimantan Barat, Sabtu (22/08/26).

Kehadiran Panglima TNI dan Kapolri menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi lintas sektor.

Gubernur Kalbar dan Bengkulu Bertausiah Usai Subuh di Masjid Al-Hikmah
Baca Juga

Gubernur Kalbar dan Bengkulu Bertausiah Usai Subuh di Masjid Al-Hikmah

Langkah ini ditujukan untuk memastikan kesiapan satuan tugas (satgas) di lapangan berjalan secara terpadu, cepat, dan efektif dalam memitigasi ancaman krisis kabut asap.

Gubernur Ria Norsan menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Barat bersama jajaran TNI, Polri, pemerintah kabupaten/kota, serta seluruh pemangku kepentingan terus memaksimalkan upaya pencegahan dan penanggulangan karhutla.

“Yang paling utama adalah bagaimana kita bersama-sama melakukan pencegahan dan penanganan karhutla secara cepat dan terpadu. Pemerintah daerah bersama TNI dan Polri terus berkoordinasi untuk memastikan kondisi di lapangan dapat ditangani dengan sebaik-baiknya,” ujar Ria Norsan.

Menurutnya, persoalan karhutla tidak dapat diselesaikan oleh pemerintah semata, melainkan membutuhkan partisipasi aktif dari masyarakat dan dunia usaha.

“Kita ingin memastikan masyarakat terlindungi, lingkungan terjaga, dan dampak karhutla dapat diminimalkan. Karena itu, sinergi dan kecepatan dalam penanganan menjadi sangat penting,” katanya.

Kapasitas Ekspor 100–200 Ton per Tahun, Gubernur Kalbar Tinjau Cold Storage Sotong di Bengkayang
Baca Juga

Kapasitas Ekspor 100–200 Ton per Tahun, Gubernur Kalbar Tinjau Cold Storage Sotong di Bengkayang

Di sisi lain, Pemprov Kalbar menyatakan kesiapan penuhnya dalam mendukung agenda peninjauan Presiden Prabowo. Pihaknya bergegas menyiapkan pemutakhiran data, informasi sebaran titik api, hingga skenario penanggulangan terkini di wilayah Kalbar. Kunjungan Presiden ini diharapkan mampu memperkuat langkah strategis dan intervensi pusat terhadap pencegahan bencana tahunan tersebut.

“Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat siap mendukung dan bersinergi dengan pemerintah pusat, TNI dan Polri. Kita ingin penanganan karhutla ini dilakukan secara bersama-sama, terukur, dan berkelanjutan,” pungkasnya.

Kedatangan rombongan strategis ini sekaligus menjadi penegas komitmen pemerintah daerah bersama TNI-Polri dalam menjaga kesiapsiagaan, mempercepat pemadaman, serta mengedukasi masyarakat guna menekan potensi kebakaran hutan dan lahan di Bumi

(Roska)