Rab, 29/07/26 · 18.26.44
Nusantara Post

Indonesia New News Capital

Kalimantan Barat

Ilusi Udara Sejuk Pasca-Hujan: Kualitas Udara Pontianak Masih Berstatus ‘Tidak Sehat’

Hendrawan
Hendrawan
Rabu, 29 Juli 2026 · 23:091 menit baca
Ilusi Udara Sejuk Pasca-Hujan: Kualitas Udara Pontianak Masih Berstatus ‘Tidak Sehat’
Tampilan dasbor ISPUnet kualitas udara Pontianak Tenggara kategori tidak sehat dan jalan raya tergenang hujan. (Dok. Kolase/NusantaraPost)

Kualitas udara di kawasan Pontianak Tenggara, Kota Pontianak, tetap bertahan pada kategori Tidak Sehat dengan Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) berada di level 103 meski wilayah tersebut telah diguyur hujan, Rabu (29/7/2026).

Penurunan suhu udara hingga 27°C dan tingginya kelembapan yang melonjak sampai 83 persen kerap memberikan ilusi visual seolah udara telah bersih dari asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Namun, data sistem pemantauan ISPUnet menunjukkan polutan mikroskopis Particulate Matter 2.5 (PM2.5) terbukti belum luruh dan masih menyelimuti ruang napas warga dalam zona kuning yang berisiko bagi kesehatan.

Dominasi PM2.5 Melonjak, Kualitas Udara Pontianak Resmi Masuk Zona ‘Tidak Sehat’
Baca Juga

Dominasi PM2.5 Melonjak, Kualitas Udara Pontianak Resmi Masuk Zona ‘Tidak Sehat’

Berdasarkan pembaruan data ISPUnet pada pukul 18.00 WIB, PM2.5 menjadi parameter paling kritis. Berikut rincian indikator polutan di lokasi pengamatan:

  • PM2.5 (Parameter Kritis): 103 (Kategori Tidak Sehat)

  • PM10: 62 (Kategori Sedang)

  • Sulfur Dioksida (SO2): 57 (Kategori Sedang)

  • Nitrogen Dioksida (NO2): 11

  • Karbon Monoksida (CO): 6

  • Ozon (O3): 3

  • Hidrokarbon (HC): 0

  • Kondisi Cuaca: Suhu 27°C | Kelembapan 83% | Tekanan Udara 1.007 mBar

PM2.5 Mendominasi, Kualitas Udara Pontianak Tenggara Berstatus ‘Sedang’ Pagi Ini
Baca Juga

PM2.5 Mendominasi, Kualitas Udara Pontianak Tenggara Berstatus ‘Sedang’ Pagi Ini

Dampak nyata dari mengendapnya partikel PM2.5 di udara basah tersebut ditegaskan langsung oleh sistem pemantau lingkungan.

“Tingkat kualitas udara yang bersifat merugikan pada manusia, hewan dan tumbuhan,” tulis keterangan resmi pada dasbor pemantauan ISPUnet.

Polusi PM2.5 Mendominasi Sore Hari, Kualitas Udara Pontianak dan Kubu Raya Mendekati Level Tidak Sehat
Baca Juga

Polusi PM2.5 Mendominasi Sore Hari, Kualitas Udara Pontianak dan Kubu Raya Mendekati Level Tidak Sehat

Anomali kondisi cuaca yang terasa sejuk namun indikator tetap berada di zona kuning menegaskan pentingnya transparansi data secara real-time.

Langkah perlindungan diri tidak lagi cukup mengandalkan penglihatan mata telanjang, melainkan harus berbasis pada angka data polusi yang presisi.

Akses digital melalui aplikasi ISPUnet di gawai menjadi sarana navigasi kesehatan mandiri bagi masyarakat.

Informasi fluktuasi ISPU secara langsung dari menit ke menit memungkinkan kelompok rentan seperti penderita asma, anak-anak, dan lansia—segera mengambil keputusan untuk mengenakan masker standar atau membatasi aktivitas fisik di luar rumah.

(Hendrawan)