Lewati ke konten
Indonesia New News Capital

Kalimantan Barat

Pemkot Pontianak Buka Ruang Diskusi dan Kolaborasi Pembangunan Bersama Orang Muda

Hendrawan
Hendrawan
Kamis, 29 Oktober 2026 · 11:152 menit baca
Pemkot Pontianak Buka Ruang Diskusi dan Kolaborasi Pembangunan Bersama Orang Muda
Pemkot Pontianak buka ruang dialog dan kolaborasi aksi sosial bagi orang muda untuk mendukung pembangunan daerah serta penanganan masalah lingkungan. (Dok. Prokopim Pontianak)

Pemerintah Kota Pontianak menyatakan keterbukaan terhadap berbagai bentuk keterlibatan orang muda melalui ruang diskusi, dialog, maupun aksi sosial di lapangan guna mendukung pembangunan daerah.

Dukungan pemerintah terhadap inisiatif positif serta kebutuhan ruang bagi generasi muda disampaikan oleh Wakil Wali Kota Pontianak, Bahasan, usai menghadiri Mimbar Pemuda dan Wakil Rakyat di Halaman Garden Aqua Cafe, Pontianak Timur, pada Kamis malam, (29/10/2026).

“Selagi positif, kita dukung penuh. Kita mengikuti keinginan para orang muda, seperti apa ruang yang mereka anggap nyaman, dengan catatan diskusi atau dialog itu memberi manfaat ke depan,” ujar Bahasan Kamis, (29/10/2026).

Pentingnya ruang diskusi sebagai wadah penyampaian gagasan, kritik, serta aspirasi masyarakat dalam proses perencanaan kota dipaparkan lebih lanjut olehnya.

FKUI Buka Program S2 dan S3 Ilmu Biomedik di Ibu Kota Nusantara
Baca Juga

FKUI Buka Program S2 dan S3 Ilmu Biomedik di Ibu Kota Nusantara

“Kami ingin terus membersamai mereka agar apa yang didiskusikan tidak berhenti menjadi pemikiran, tetapi bisa menjadi gerakan nyata yang diimplementasikan di masyarakat,” katanya.

Prinsip keterbukaan pemerintah yang tidak hanya menunggu inisiatif formal, melainkan juga memfasilitasi gerakan komunitas warga diuraikan oleh pihak Pemkot.

“Kalau kita bisa memfasilitasi, tentu kita fasilitasi. Pelibatan itu juga bisa datang dari inisiatif mereka sendiri,” jelas Bahasan.

DLHK Kalimantan Barat Perkuat Kapasitas Pengawasan Kehutanan Deteksi Risiko Dini
Baca Juga

DLHK Kalimantan Barat Perkuat Kapasitas Pengawasan Kehutanan Deteksi Risiko Dini

Bentuk kolaborasi lapangan terkait penanganan persoalan lingkungan seperti genangan air bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis turut dicontohkan dalam dialog tersebut.

“Kalau membutuhkan armada atau tim dari OPD terkait, sampaikan kepada kami. Kita bisa turun bersama. Bahkan Pak Wali atau saya bisa ikut langsung untuk mengedukasi dan memberikan semangat kepada orang muda maupun masyarakat,” tuturnya.

Keterbukaan terhadap kritik dan saran yang konstruktif ditekankan sebagai instrumen evaluasi perbaikan pelayanan publik.

“Yang paling penting adalah isi pemikirannya. Kalau tujuannya untuk perbaikan pembangunan di berbagai bidang, tentu harus kita dengarkan,” kata Bahasan.

Aspek transparansi informasi publik dalam menjelaskan tata kelola anggaran serta kebijakan daerah guna mencegah kecurigaan masyarakat turut ditegaskan olehnya.

“Kalau memang tidak ada yang perlu disembunyikan, tentu kita jelaskan. Transparansi itu penting supaya masyarakat mendapatkan informasi yang jelas dan tidak menimbulkan kecurigaan,” tegasnya.

Penerapan Teknologi Kota Cerdas dan Pembangunan Hijau IKN Diulas dalam NSCF 2026
Baca Juga

Penerapan Teknologi Kota Cerdas dan Pembangunan Hijau IKN Diulas dalam NSCF 2026

Himbauan agar gagasan pemuda diwujudkan dalam bentuk aksi nyata di tengah masyarakat disampaikan sebelum menutup keterangannya.

“Jangan hanya berhenti di ruang diskusi. Kalau ada gagasan yang baik untuk masyarakat, mari kita kerjakan bersama. Pemerintah terbuka untuk berkolaborasi,” pungkas Bahasan.

Pemerintah daerah berharap pelibatan aktif orang muda mampu menghasilkan gerakan sosial yang berdampak langsung bagi kemajuan Kota Pontianak.

(Hendrawan)