Lewati ke konten
Indonesia New News Capital

Kalimantan Selatan

Polisi Tembak Kaki Bandar Narkotika di HST yang Hendak Tusuk Petugas

Rudi Agus Haryanto
Rudi Agus Haryanto
Jumat, 6 November 2026 · 20:311 menit baca
Polisi Tembak Kaki Bandar Narkotika di HST yang Hendak Tusuk Petugas
Polda Kalsel menangkap MR (41), bandar narkotika di Hulu Sungai Tengah, Jumat (6/11/2026). Tersangka melawan dan ditembak di kaki kiri. Barang bukti 1,5 kilogram narkotika disita. (Dok. Ist)

Polisi menangkap MR (41), bandar narkotika di Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Kalimantan Selatan, Jumat (6/11/2026) dini hari. Tersangka sempat melawan dan hampir menusuk petugas saat hendak diamankan.

Petugas kemudian mengambil tindakan tegas terukur dengan melepas tembakan yang mengenai kaki kiri tersangka. Setelah itu, MR berhasil diamankan. Wakil Direktur Reserse Narkoba Polda Kalimantan Selatan AKBP Dolly M Tanjung membenarkan peristiwa tersebut, Jumat (6/11/2026).

“Memang saat diamankan tersangka sempat hendak menusuk petugas. Dia memberikan perlawanan. Kemudian petugas mengambil langkah terstruktur dengan melepas tembakan yang mengenai kaki kiri tersangka,” jelas Dolly.

Dari tangan tersangka, petugas menyita barang bukti narkotika seberat 1,5 kilogram dan 34 cartridge etomidate. Barang bukti itu disimpan tersangka di rumahnya. Dolly menyebut barang bukti tersebut telah diamankan polisi.

Bawa 42,95 Gram Narkotika dari Pontianak, Pengemudi Mobil Dicegat di Nanga Tayap
Baca Juga

Bawa 42,95 Gram Narkotika dari Pontianak, Pengemudi Mobil Dicegat di Nanga Tayap

“Kita amankan 1,5 kilogram narkotika jenis sabu dan 34 cartridge etomid. Barang bukti ini kita amankan,” ujarnya.

Dolly menegaskan, pihaknya akan terus memberantas sarang narkoba hingga ke tempat-tempat terkecil dan berkomitmen menciptakan rasa aman bagi masyarakat dari peredaran narkotika.

“Sesuai arahan pimpinan langsung, kami berkomitmen untuk memberantas sarang-sarang narkotika,” tegasnya.

Terpisah, Kepala Bidang Humas Polda Kalimantan Selatan Komisaris Besar Nur Khamid membenarkan penangkapan yang diwarnai penembakan tersebut. Ia menyebut langkah itu diambil dengan pertimbangan keamanan petugas di lapangan.

Buronan Kasus Penyelundupan Narkotika 57 Kg di Sintang Meninggal di Malaysia
Baca Juga

Buronan Kasus Penyelundupan Narkotika 57 Kg di Sintang Meninggal di Malaysia

“Benar ada kejadian itu, langkah itu diambil petugas karena tersangka melawan dan hampir menusuk petugas. Maka langkah terstruktur itu diambil dengan pertimbangan keamanan dan keselamatan petugas,” tutup Khamid.

(Rudi)