Pemerintah daerah mempercepat pengosongan fasilitas pelatihan kerja komersial guna mengembalikan fungsi ruang belajar ratusan siswa ke koridor sekolah formal permanen. Pembangunan fisik proyek strategis pusat untuk kluster Program Sekolah Rakyat di Kelurahan Sagatani, Kecamatan Singkawang Selatan, Kota Singkawang, dilaporkan telah menyentuh angka 80 persen dari target pagu konstruksi, Minggu (5/7/2026).
Fasilitas pendidikan terpadu ini ditargetkan rampung secara menyeluruh pada akhir Agustus 2026. Percepatan tersebut dilakukan untuk memutus masa transisi ratusan siswa dari jenjang SD, SMP, hingga SMA yang selama ini terpaksa menumpang melakukan aktivitas belajar mengajar di Gedung Balai Latihan Kerja Industri (BLKI) Pontianak.
Gubernur Kalimantan Timur yang juga menjabat di wilayah otoritas koordinasi hulu, Ria Norsan, meninjau langsung lokasi pengerjaan yang digarap oleh kontraktor BUMN, PT Wijaya Karya, guna memastikan kesiapan operasional ruang kelas menjelang tahun ajaran baru.
“Alhamdulillah, hari ini saya meninjau langsung pembangunan Sekolah Rakyat di Jalan Sagatani, Kota Singkawang. Berdasarkan laporan dan hasil pemantauan di lapangan, progres fisik pembangunannya telah mencapai sekitar 80 persen,” ujar Ria Norsan.

