Lewati ke konten
Indonesia New News Capital

Headline

Pangkas Waktu Tempuh 45 Menit, Tol Balikpapan Menuju IKN Masuki Tahap Akhir

Achmad Fatoni
Achmad Fatoni
Kamis, 22 Oktober 2026 · 10:252 menit baca
Pangkas Waktu Tempuh 45 Menit, Tol Balikpapan Menuju IKN Masuki Tahap Akhir
Tol Balikpapan menuju IKN masuki tahap akhir pemasangan lampu jalan, mampu pangkas waktu tempuh 45 menit serta dukung destinasi wisata kawasan. (Dok. Ist)

Pembangunan infrastruktur jalan tol penghubung Balikpapan menuju Ibu Kota Nusantara (IKN) memasuki tahap penyelesaian akhir guna mempercepat mobilitas ke pusat pemerintahan baru. Ruas tol strategis tersebut diproyeksikan memangkas durasi perjalanan antarkota secara signifikan menjadi sekitar 45 menit hingga satu jam.

Progres pengerjaan jaringan jalan bebas hambatan tersebut dipaparkan oleh Direktur Sarana dan Prasarana Dasar IKN sekaligus Pelaksana Tugas Direktur Pengelolaan Gedung, Kawasan, dan Perkotaan, Cakra Nagara.

“Akses jalan saat ini sedang dibangun, termasuk jalan tol dari Balikpapan menuju IKN,” ujar Cakra Nagara.

Efektivitas pemangkasan durasi mobilitas kendaraan hasil uji coba lapangan diuraikan lebih lanjut oleh Cakra.

Kota Penyangga IKN Alami Krisis Air Bersih, Pemerintah Dorong Opsi Desalinasi
Baca Juga

Kota Penyangga IKN Alami Krisis Air Bersih, Pemerintah Dorong Opsi Desalinasi

“Kami pernah melakukan uji coba perjalanan dari Balikpapan ke IKN dengan waktu tempuh sekitar 45 menit hingga satu jam,” katanya.

Meskipun telah melalui beberapa kali tahap uji coba, jalur tol tersebut saat ini belum dibuka secara penuh bagi masyarakat umum. Penutupan sementara dilakukan menyusul pengerjaan instalasi lampu penerangan jalan umum (PJU) serta penuntasan konstruksi minor oleh Kementerian Pekerjaan Umum. Penyebab belum dioperasikannya jalan secara reguler diterangkan oleh Cakra.

“Saat ini jalannya masih ditutup karena sedang dilakukan pemasangan lampu penerangan jalan. Sebelumnya sempat dibuka untuk mengurai kemacetan saat libur Tahun Baru dan Lebaran,” ucap Cakra.

Tahapan penuntasan konstruksi yang tengah dikerjakan oleh instansi teknis turut dijelaskan olehnya.

Tinjau Proyek Rumah Ibadah di IKN, Kardinal Suharyo Cek Calon Basilika Pertama Indonesia
Baca Juga

Tinjau Proyek Rumah Ibadah di IKN, Kardinal Suharyo Cek Calon Basilika Pertama Indonesia

“Teman-teman dari Kementerian PU sedang menyelesaikan tahap finishing dan tinggal sedikit lagi pekerjaan yang harus diselesaikan,” ujar Cakra.

Bersamaan dengan penyempurnaan konektivitas jalan, kawasan IKN disiapkan menjadi destinasi wisata alam dan edukasi. Otoritas setempat membuka kawasan perkemahan modern (glamping) yang dilengkapi jembatan kaca serta memiliki nilai historis sebagai titik awal konsolidasi pembangunan oleh Presiden ketujuh Republik Indonesia Joko Widodo. Fasilitas pendukung di kawasan wisata alam tersebut dirinci oleh Cakra.

“Di kawasan glamping terdapat jembatan kaca yang memungkinkan pengunjung melihat lokasi awal pembangunan IKN. Di sana juga tersedia area perkemahan yang nyaman,” kata Cakra.

Rencana ekspansi destinasi rekreasi skala besar melalui proyek pembangunan taman safari di kawasan penyangga dipaparkan oleh Cakra sebelum mengakhiri keterangannya.

“Sudah direncanakan akan ada taman safari, tetapi saat ini masih dalam tahap studi kelayakan. Kajian tersebut penting agar kawasan ini semakin ramai dan masyarakat memiliki lebih banyak pilihan tempat untuk dikunjungi,” ucapnya.

(Tony)