Lewati ke konten
Indonesia New News Capital

Nusantara

Alumni Sastra Inggris Universitas Muslim Indonesia Dr. Muhsin Palinrungi Ambil Peran Strategis di IKN

Memei
Memei
Senin, 21 September 2026 · 15:362 menit baca
Alumni Sastra Inggris Universitas Muslim Indonesia Dr. Muhsin Palinrungi Ambil Peran Strategis di IKN
Dr. Muhsin Palinrungi, S.S., M.A., Direktur Kebudayaan, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif OIKN. (Dok. UMI & OIKN)

Perjalanan hidup dan karier Muhsin Palinrungi, memberikan inspirasi bahwa pendidikan bukanlah sebuah batas akhir, melainkan titik keberangkatan untuk menempuh berbagai jalur pengabdian. Mengawali pendidikannya dari Program Studi Sastra Inggris Universitas Muslim Indonesia (UMI) yang diselesaikannya pada tahun 1997, Muhsin kini dipercaya memegang peran penting dalam pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN).

Sejak September 2023, Muhsin diamanahkan sebagai Direktur Kebudayaan, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif pada Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN).

Perjalanan kariernya menembus berbagai lini, mulai dari keaktifannya di organisasi mahasiswa sebagai Wakil Ketua Himpunan Mahasiswa Sastra Inggris UMI (1995–1997) hingga memimpin Remaja Masjid Nurul Arafah.

Bekal kepemimpinan dan kemampuan komunikasi tersebut kemudian diperkuat dengan melanjutkan studi Community Development di La Trobe University, Australia, serta meraih gelar doktor bidang Administrasi Publik dari Universitas Negeri Makassar.

40 Investor Ikut Upacara HUT RI di Ibu Kota Nusantara
Baca Juga

40 Investor Ikut Upacara HUT RI di Ibu Kota Nusantara

Kariernya di bidang pemerintahan daerah berkembang pesat di Kabupaten Paser, Kalimantan Timur. Muhsin pernah memegang berbagai penugasan penting di Bappeda, memimpin Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata, hingga dipercaya sebagai Kepala Bappedalitbang Kabupaten Paser.

Pengalaman panjang dalam perencanaan pembangunan, tata kelola pemerintahan, serta pemberdayaan masyarakat inilah yang kemudian dibawanya untuk memperkuat pembangunan IKN.

Bagi Muhsin, pembangunan sebuah ibu kota baru tidak hanya berfokus pada wujud fisik seperti gedung dan infrastruktur semata. Terkait hal tersebut, ia menegaskan pentingnya menempatkan aspek sosial dan budaya di dalam pembangunan kota.

“Pembangunan sebuah kota sering kali paling mudah dilihat dari fisiknya jalan baru, gedung baru, kawasan baru. Namun masyarakat tidak hidup hanya di antara bangunan. Mereka membutuhkan ruang untuk berkegiatan, ruang untuk bekerja, ruang untuk berekspresi, ruang untuk mempertahankan kebudayaan, dan ruang untuk membangun kehidupan ekonomi.”

Prabowo Tak Sebut IKN Dalam Pidato RAPBN 2027 di Senayan, OIKN Angkat Suara
Baca Juga

Prabowo Tak Sebut IKN Dalam Pidato RAPBN 2027 di Senayan, OIKN Angkat Suara

Di samping kiprah nasionalnya, Muhsin juga kembali mempererat hubungan dengan almamaternya setelah terpilih sebagai Ketua Ikatan Alumni Fakultas Sastra, Ilmu Komunikasi, dan Pendidikan UMI periode 2026–2031.

Perjalanan kariernya membuktikan bahwa kombinasi antara latar belakang sastra, pengembangan masyarakat, dan ilmu administrasi publik mampu melahirkan kepemimpinan yang berdampak nyata bagi pembangunan bangsa.

(Memei)