Lewati ke konten
Indonesia New News Capital

Breaking News

Bawa Tagline Revolusi Kalbar, Massa Aksi Geruduk Kantor Gubernur Ricuh Turunkan Bendera Setengah Tiang

Hendrawan
Hendrawan
Rabu, 21 Oktober 2026 · 17:241 menit baca
Bawa Tagline Revolusi Kalbar, Massa Aksi Geruduk Kantor Gubernur Ricuh Turunkan Bendera Setengah Tiang
Ratusan massa aksi Revolusi Kalbar berunjuk rasa di Kantor Gubernur Kalbar menyoroti jalan rusak, DBH, hingga ricuh saat turunkan bendera setengah tiang. (Dok. Hendrawan/Nusantara Post)

Sekitar 200 massa aksi yang mengusung narasi Revolusi Kalbar menggelar unjuk rasa di Kantor Gubernur Kalimantan Barat, Rabu, (21/10/2026). Aksi lanjutan yang telah bergulir sejak Selasa, (20/10/2026) tersebut diwarnai kericuhan saat demonstran berupaya menurunkan bendera menjadi setengah tiang di halaman kantor gubernur.

Sebelum merangsek ke kompleks kantor kepala daerah sekitar pukul 16.00 WIB, massa sempat berjalan kaki mengitari Bundaran Digulis Pontianak sembari menyerukan orasi perlawanan. Di hadapan barikade aparat Kepolisian dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), para demonstran mengacungkan simbol tiga jari ala film The Hunger Games sebagai tanda protes terhadap tata kelola pemerintahan yang dinilai korup serta eksploitasi hasil alam Kalimantan yang dianggap hanya menguntungkan pihak luar.

Para demonstran mengacungkan simbol tiga jari ala film The Hunger Games sebagai tanda protes terhadap tata kelola pemerintahan. (Dok. Hendrawan/Nusantara Post)

Gelombang demonstrasi ini membawa sejumlah tuntutan mendesak, mulai dari buruknya kondisi jalan rusak di daerah, ketimpangan Dana Bagi Hasil (DBH), ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla), hingga krisis pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM). Massa juga menuntut pertanggungjawaban aparat kepolisian atas insiden pemukulan serta intimidasi oleh organisasi masyarakat (ormas) terhadap mahasiswa pada aksi sebelumnya yang berlangsung tanpa pengawalan.

Viral Ajudan Gubernur Kaltim Senggol Demonstran, Pemprov Buka Suara
Baca Juga

Viral Ajudan Gubernur Kaltim Senggol Demonstran, Pemprov Buka Suara

Ketegangan sempat mereda sesaat usai insiden penurunan bendera, namun massa aksi kembali mengepalkan tangan ke udara untuk mengobarkan semangat perjuangan.

“Revolusi, revolusi, revolusi,” seru massa aksi di depan barikade penjagaan.

Hingga unjuk rasa berlangsung, massa belum berhasil menemui Gubernur maupun Wakil Gubernur Kalimantan Barat secara langsung untuk menyampaikan seluruh tuntutan tersebut.

(Hendrawan)