Jum, 31/07/26 · 13.31.49
Nusantara Post

Indonesia New News Capital

Kalimantan Tengah

BNPB Tambah Pesawat Modifikasi Cuaca dan Prioritaskan Pemadaman Karhutla Tumbang Nusa

Rudi Agus Haryanto
Rudi Agus Haryanto
Jumat, 31 Juli 2026 · 19:202 menit baca
BNPB Tambah Pesawat Modifikasi Cuaca dan Prioritaskan Pemadaman Karhutla Tumbang Nusa
BNPB memperkuat penanganan karhutla di Kalimantan Tengah dengan menambah armada modifikasi cuaca dan memprioritaskan pemadaman di area Tumbang Nusa. (Dok. BNPB)

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memperkuat koordinasi penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Kalimantan Tengah guna mengantisipasi puncak fenomena El Nino.

Langkah antisipasi tersebut ditegaskan menyusul catatan luas lahan terbakar di Kalimantan Tengah yang telah mencapai 3.069,52 hektare di kawasan didominasi tanah gambut.

Upaya penanganan darurat terus dipacu menyelaraskan instruksi presiden bersama unsur kementerian, TNI, Polri, serta pemerintah daerah.

“Ini merupakan perintah dari Bapak Presiden Prabowo Subianto. Kami dari kementerian/lembaga, TNI, dan Polri, serta Pemerintah Daerah bergerak sesuai tugas pokok masing-masing. BNPB yang diamanatkan memegang komando saat tanggap dan siaga darurat turun langsung untuk memastikan penanganan karhutla di Kalimantan Tengah berjalan optimal,” kata Kepala BNPB Suharyanto usai Rapat Koordinasi Penanganan Darurat Karhutla di Kantor Gubernur Kalteng, Palangka Raya, Kamis, (30/7/2026) malam.

Istana Tetapkan Kalbar Prioritas Karhutla, Pemprov Kalbar Pacu Pengajuan Pesawat OMC ke BNPB
Baca Juga

Istana Tetapkan Kalbar Prioritas Karhutla, Pemprov Kalbar Pacu Pengajuan Pesawat OMC ke BNPB

Sinergi lintas instansi ini sekaligus merespons prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengenai potensi puncak El Nino pada Agustus hingga September 2026.

Operasi pemadaman bakal diperkuat melalui penambahan armada pesawat Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk memaksimalkan potensi pertumbuhan awan hujan di wilayah Kalimantan Tengah.

“OMC ini yang perlu ditambah karena sekarang di Kalimantan Tengah ini masih ada awan hujan, pertumbuhan awan hujan, dan ini kita sepakat nanti untuk dimaksimalkan,” terang Suharyanto.

Puncak Kemarau Tiba, Kebakaran Hutan dan Lahan Meluas di Sejumlah Daerah
Baca Juga

Puncak Kemarau Tiba, Kebakaran Hutan dan Lahan Meluas di Sejumlah Daerah

Dua titik krusial yang diidentifikasi menjadi prioritas intervensi meliputi Desa Tumbang Nusa di Kabupaten Pulang Pisau serta Kelurahan Kameloh Baru di Kota Palangka Raya.

Penanganan di kawasan Tumbang Nusa difokuskan agar kepulan asap dan pergerakan api tidak melumpuhkan jalur transportasi darat antarwilayah.

“Tadi dipaparkan bahwa ada kebakaran yang mendekati jalan di area Tumbang Nusa. Ini akan kita intervensi secara serius. Seluruh armada pesawat Water Bombing akan kita prioritaskan ke titik tersebut, dikombinasikan dengan OMC untuk memicu hujan deras,” tegas Suharyanto.

Pemerintah Daerah Kalimantan Tengah sendiri telah menetapkan Status Siaga Darurat Bencana Karhutla yang berlaku sejak 26 Mei hingga 31 Oktober 2026.

Selain pemadaman api, pemerintah daerah diinstruksikan melakukan pemetaan wilayah rawan kekeringan untuk penyiapan infrastruktur air bersih, pengawasan patroli lapangan, serta penegakan hukum tegas bagi pelaku pembakaran lahan.

(Rudi)