Lewati ke konten
Indonesia New News Capital

Lingkungan

BNPB Rilis Laporan Sejumlah Kejadian Bencana Karhutla hingga Banjir di Berbagai Daerah

Rudi Agus Haryanto
Rudi Agus Haryanto
Sabtu, 7 November 2026 · 06:101 menit baca
BNPB Rilis Laporan Sejumlah Kejadian Bencana Karhutla hingga Banjir di Berbagai Daerah
hujan deras yang disertai angin kencang terjadi pada Jumat sore (6/11) yang menyebabkan meluapnya Sungai Batang Kamumuan, Sungai Batang Gasan, dan Sungai Batang Paingan, Sumatera Barat. (Dok. BPBD)

Badan Nasional Penanggulangan Bencana mencatat serangkaian peristiwa bencana alam yang berdampak pada masyarakat di berbagai wilayah Indonesia dalam periode laporan harian. Sejumlah kejadian yang ditangani meliputi kebakaran hutan dan lahan, angin kencang, hingga banjir akibat luapan sungai.

Peristiwa kebakaran hutan dan lahan melanda area seluas kurang lebih 12 hektare di Kabupaten Morowali Utara, Sulawesi Tengah. Penanganan pemadaman di lokasi kejadian dijelaskan dalam laporan resmi pusat data penanggulangan bencana.

“Meski tidak ada korban jiwa, pemadaman masih berlangsung di Desa Sampalowo oleh personel Damkar, BPBD, TNI, Polri, dan masyarakat setempat, sementara api di Desa Korowou telah berhasil dipadamkan pada hari itu juga,” tulis keterangan resmi Badan Nasional Penanggulangan Bencana, Sabtu, (7/11/2026).

BNPB Catat Rentetan Kejadian Karhutla dan Cuaca Ekstrem di Berbagai Daerah
Baca Juga

BNPB Catat Rentetan Kejadian Karhutla dan Cuaca Ekstrem di Berbagai Daerah

Status siaga darurat penanggulangan bencana kebakaran hutan dan lahan telah ditetapkan oleh pemerintah daerah setempat hingga 21 Januari 2027. Kasus serupa akibat kondisi lahan kering turut terjadi di Perbukitan Kambo, Kota Palopo, Sulawesi Selatan, yang menghanguskan sekitar 10 hektar lahan perkebunan warga.

Selain karhutla, bencana cuaca ekstrem berupa angin kencang menerpa kawasan pemukiman di Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, dan merusak belasan rumah penduduk serta fasilitas umum. Sementara itu, curah hujan tinggi di Provinsi Sumatera Barat memicu luapan sejumlah aliran sungai yang merendam puluhan unit rumah warga serta lahan pertanian di Kabupaten Padang Pariaman.

Kondisi mutakhir di lokasi banjir dilaporkan mulai berangsur surut seiring meredahnya curah hujan, sementara warga bersama petugas mulai membersihkan sisa material lumpur.

(Rudi)